Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gejolak di Partai Demokrat

Tanggapi Pernyataan SBY, Mantan Wasekjen Demokrat: Yang Mau Jual Partai Ini Siapa?

Mantan Wasekjen Partai Demokrat , Tri Yulianto merespons pernyataan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyebut Demokrat not for sale.

Tanggapi Pernyataan SBY, Mantan Wasekjen Demokrat: Yang Mau Jual Partai Ini Siapa?
Dokumentasi/Partai Demokrat
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dalam video arahan kepada pimpinan dan kader Partai Demokrat yang dirilis pada Rabu (24/2/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Wasekjen Partai Demokrat , Tri Yulianto merespons pernyataan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyebut Demokrat not for sale.

Tri justru heran dengan pernyataan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu merespons wacana Kongres Luar Biasa (KLB).

"Ada empat poin kemarin dari pernyataan Pak SBY di konferensi pers bahwa salah satunya adalah not for sale, partai ini not for sale, siapa yang mau menjual partai ini ini," kata Tri ditemui wartawan di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (25/2/2021).

Tri menegaskan semua kader memiliki cinta dan semangat untuk memperbaiki partai melalui wacana KLB Demokrat.

Baca juga: Politikus Senior Demokrat: SBY Panik dan Berlebihan, Rasanya agak Lebay

Lantas, dia pun menyinggung romantisme SBY dengan Demokrat masa lalu, saat SBY gabung Demokrat hingga menjadi ketua umum.

"Pak SBY harus bercermin ketika dulu pada awal-awal Pak SBY sangat berat hati untuk masuk ke partai demokrat kita jemput beliau untuk masuk menjadi Partai Demokrat itu lama sekali keputusan yang diambil," ucapnya.

"Kami sudah memberikan kesempatan kepada Bapak SBY dua periode beliau, pada waktu menjadi ketua umum pertama merangkap sebagai presiden, kemudian ketika Mas Anas itu lengser dari dari jabatan ketua umum dalam Kongres Luar Biasa waktu itu," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat bicara terkait Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK PD) yang sempat heboh beberapa waktu lalu. 

SBY mengatakan di usia partai yang menginjak 20 tahun pada 2021 ini, Demokrat menghadapi ujian dan cobaan sejarah dengan isu kudeta terhadap Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tersebut. 

"Awal tahun 2021 ini, tepat partai kita berusia 20 tahun, kita kembali menghadapi ujian dan cobaan sejarah. Ketika kita semua tengah berjuang sekuat tenaga untuk masa depan partai yang cerah, perjuangan yang damai, konstitusional dan tidak berniat jahat, dan ketika di bawah kepemimpinan AHY dukungan rakyat terhadap Partai Demokrat terus meningkat, bagai halilintar di siang bolong ada gerakan pengambilalihan kepemimpinan PD, selanjutnya kita sebut GPK PD yang ingin mengambilalih kepemimpinan partai yang sah," ujar SBY, dalam video yang diterima Tribunnews.com, Rabu (24/2/2021). 

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: chaerul umam
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas