Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Terjaring OTT KPK, Penghargaan Bung Hatta Award Nurdin Abdullah Bisa Dicabut

Imbas Nurdin Abdullah terjaring OTT KPK, penghargaan BHACA yang diterimanya bisa dicabut, yang berwenang mencabut yakni ketua dewan pengurus BHACA.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Terjaring OTT KPK, Penghargaan Bung Hatta Award Nurdin Abdullah Bisa Dicabut
Humas Pemprov Sulsel
Gubernur Sulsel M Nurdin Abdullah 

"Tapi perkembangan setelah award tidak bisa dikontrol, meskipun mereka menandatangani pakta integritas waktu menerima award," kata Bivitri.

"Pada akhirnya ukurannya bukan si individu itu sendiri, karena tujuan BHACA bukan soal award-nya. Award hanya salah satu cara agar cara pandang dan perilaku antikorupsi semakin menyebar luas. Jadi kita dukung saja kerja KPK dan lihat bagaimana perkembangannya nanti. Prosedur internal BHACA memang ada dan melibatkan pengurus organisasi BHACA," imbuhnya.

Patut diketahui, selama ini Nurdin dikenal sebagai kepala daerah yang berprestasi, khususnya ketika menjadi Bupati Bantaeng 2 periode.

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah mengumumkan dua warga Sulsel positif virus corona (Covid-19). Hal tersebut disampaikan di Kompleks Perumahan Dosen (Perdos) Unhas Tamalanrea, Kamis (19/3/2020) malam. Terbaru, Nurdin menjelaskan mengapa angka positif di Sulsel bisa begitu tinggi.
Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah mengumumkan dua warga Sulsel positif virus corona (Covid-19). Hal tersebut disampaikan di Kompleks Perumahan Dosen (Perdos) Unhas Tamalanrea, Kamis (19/3/2020) malam. Terbaru, Nurdin menjelaskan mengapa angka positif di Sulsel bisa begitu tinggi. (Rudi Salam/tribun timur)

Atas prestasinya itu, Nurdin diganjar dengan penghargaan BHACA pada 2017.

Saat itu, Nurdin menerima penghargaan BHACA bersama Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi

Terdapat 3 penilaian yang membuat Nurdin mendapat BHACA.

Indikator pertama adalah rekam jejak pejabat publik terkait.

Rekomendasi Untuk Anda

Kedua yakni pengaruh pejabat yang bersangkutan.

Terakhir, inovasi apa yang telah diciptakan selama menjabat sebagai pelayan publik.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas