Tribun

Bom di Makassar

Bom di Makassar: PGI Minta Umat Tetap Tenang

Peristiwa naas ini menurutnya, menambah daftar panjang aksi kekerasan dan teror yang terjadi di nusantara.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hendra Gunawan
Bom di Makassar: PGI Minta Umat Tetap Tenang
https://www.instagram.com/tribuntimurdotcom/
Detik-detik bom yang meledak.jpg 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA -- Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (MPH PGI) mengecam keras aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Kota Makasar, Sulawesi Selatan , ada Minggu, (28/3/2021).

Ketua Umum PGI, Pdt. Gomar Gultom menyampaikan duka yang mendalam bagi keluarga korban ketika umat sedang menyelenggarakan ibadah Palmarum dalam rangkaian liturgi menyongsong Perayaan Paska.

Peristiwa teror ini menurutnya, menambah daftar panjang aksi kekerasan dan teror yang terjadi di nusantara.

“Saya mengimbau seluruh umat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya penanganan masalah ini kepada aparat terkait. Saya menyerukan seluruh umat untuk tidak takut dan resah, tapi tetap waspada.

Baca juga: Kronologi Ledakan Bom di Makassar, Pelaku Naik Motor Matic dan Sempat Dicegah Sekuriti

Saya juga mengimbau agar tak ada di antara kita yang memposting gambar atau video tentang peristiwa ini yang justru dapat menimbulkan keresahan masyarakat.

Saya percaya penuh, aparat kita mampu mengusut tuntas kasus ini dan dapat menciptakan suasaana aman dan nyaman bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Makasar,” katanya dalam keterangan yang diterima Tribunnews. Com, Minggu, (28/3/2021).

Ia mengatakan peristiwa pengeboman tersebut sangat mengenaskan. Bagaimana tidak, peristiwa terjadi saat umat Kristen di Indonesia sedang merayakan Minggu Palmarum, yang merujuk pada peristiwa masuknya Yesus ke Jerusalem dengan mengendarai keledai betina.

Baca juga: JJusuf Kalla Minta Aparat Segera Tangkap Pelaku Pengeboman Gereja Katedral Makassar

Baca juga: Saksi: Ledakannya Bikin Ngilu

Lewat ini Yesus sedang membangun persepsi tentang diriNya sebagai Mesias, Raja Damai yang lemah lembut, rendah hati dan menghadirkan kehidupan.

Dia tidak datang dengan kekuasaan, kekuatan, apalagi kekerasan untuk berperang dan menghancurkan kehidupan.

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas