Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Kolaborasi Halodoc, Gojek dan Technoplast Hadirkan Vaksinasi Drive Thru di Surabaya

Pemerintah menargetkan 181.554.465 orang menjadi sasaran vaksin untuk mencapai kekebalan kelompok.

Kolaborasi Halodoc, Gojek dan Technoplast Hadirkan Vaksinasi Drive Thru di Surabaya
IST
dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM MARS - Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI saat membuka layanan vaksinasi drive thru di kampus Ubaya, Surabaya. 

Tantangan besar yang harus mendapatkan perhatian serius saat ini adalah masalah pendistribusian vaksin Covid-19 ke seluruh penjuru Tanah Air.

Bagaimana memastikan kualitas vaksin tetap terjaga hingga proses penyuntikan dilakukan khususnya antara provinisi ke kabupaten/kota, dan selanjutnya ke Desa/Kecamatan.

“Ini sangat penting, karena dapat membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap efektivitas dan khasiat vaksin. Perangkat pendukung, khususnya kotak vaksin, adalah faktor kunci disamping proses distribusi rantai dingin yang terintegrasi,” kata Direktur Utama Technoplast Ellies Kiswoto

Selain tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang juga mencapai 80 persen, daya angkut vaksin lebih banyak, IVC Technoplast ini juga disematkan teknologi geolocation IOT.

IVC technoplast adalah perangkat cold chain distribution pertama di dunia yang dilengkapi oleh sistem IOT, yang merangkap sebagai tracking device dengan real time data.

Walikota Surabaya Eri Cahyadi, mengapresiasi keterlibatan semua pihak dalam mensukseskan program vaksinasi nasional. Keterlibatan semua pihak ini menurut Walikota Surabaya, karena terbatasnya sumber daya pemerintah.

“Mewakili masyarakat saya mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang berperan aktif dan memberikan perhatian kepada masyarakat Surabaya dalam mendapatkan layanan vaksinasi."

"Gotong Royong semua pihak ini sangat penting, karena masyarakat Surabaya dari semua lapisan masih banyak yang menunggu vaksin ini,” ujar Eri Cahyadi

Layanan vasinasi dimulai tanggal 27 Maret 2021 dan berlangsung selama tiga bulan.

Sentra layanan ini menyasar kelompok lanjut usia, pelayan publik dan kelompok target penerima vaksin, sesuai prioritas dinas Kesehatan Kota Surabaya.

Pemerintah menargetkan 181.554.465 orang menjadi sasaran vaksin untuk mencapai kekebalan kelompok.

Data yang dirilis KPC-PEN yang dikeluarkan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 per tanggal 28 Maret 2021 menyebutkan, sebanyak lebih dari 7,2 juta orang sudah menerima vaksinasi dosis pertama, dan lebih dari 3,2 juta orang sudah menerima vaksinasi dosis kedua.

Ikuti kami di
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas