Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Prakiraan Cuaca

Info BMKG Besok, Rabu 14 April 2021: Waspada 20 Wilayah Diguyur Hujan Lebat Disertai Angin & Petir

BMKG memperkirakan adanya cuaca ekstrem di sejumlah wilayah. Waspada hujan lebat disertai angin kencang dan kilat/petir pada Rabu (14/4/2021).

Info BMKG Besok, Rabu 14 April 2021: Waspada 20 Wilayah Diguyur Hujan Lebat Disertai Angin & Petir
Science Daily
Ilustrasi hujan petir - Simak BMKG peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia untuk besok, Rabu (14/4/2021). 

TRIBUNNEWS.COM - Simak peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia untuk Rabu (14/4/2021).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan adanya cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.

Masyarakat harap waspada dengan potensi hujan intensitas lebat hingga disertai angin kencang dan kilat/petir.

Sesuai informasi pada laman web.meteo.bmkg.go.id, Deputi Bidang Meteorologi, Selasa (13/4/2021), menyampaikan adanya Bibit Siklon Tropis 94W terpantau berada di Samudera Pasifik Barat sebelah utara Papua yang bergerak ke arah barat - barat laut dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 kt dan tekanan minimum 1006 mb.

Sistem ini secara tidak langsung membentuk daerah pertemuan angin (konfluensi) yang memanjang dari Sulawesi bagian utara hingga Maluku Utara, Papua Barat dan Papua bagian utara.

Baca juga: BMKG Prakiraan Cuaca Besok, Rabu 14 April 2021: Waspada 3 Wilayah Ini Berpotensi Hujan Petir

Baca juga: BMKG Deteksi Bibit Siklon Tropis 94W, Sulawesi Utara dan Maluku Utara Waspada

Sirkulasi siklonik terpantau di perairan Barat Daya Banten yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di barat daya Banten.

Kemudian, sirkulasi siklonik lainnya terpantau di Papua bagian selatan.

Daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) lainnya terpantau memanjang dari Sumatera Utara hingga Aceh, dari Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Timur.

Juga dari Kalimantan bagian utara hingga pesisir timur Kalimantan Utara, dari Sulawesi Selatan bagian utara hingga Sulawesi Tengah dan dari Maluku hingga Papua barat.

Kondisi ini menyebabkan peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sistem bibit siklon tropis, di sekitar wilayah sirkulasi dan di sepanjang daerah konvergensi serta konfluensi tersebut.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Yurika Nendri Novianingsih
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas