Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bantuan Kemanusiaan

Solidaritas Saling Membantu Terus Tumbuh di Tengah Hantaman Beragam Bencana

Meskipun dihantam beragam musibah, para korban tidak sendirian. Semangat solidaritas dari masyarakat Indonesia malah tumbuh subur.

BizzInsight
Solidaritas Saling Membantu Terus Tumbuh di Tengah Hantaman Beragam Bencana
Surya/Hayu Yudha Prabowo
Salah satu rumah warga hancur akibat bencana alam. 

TRIBUNNEWS.COM - Ekonomi belum pulih tapi bencana silih berganti. Mulai dari pandemi, krisis ekonomi, hingga bencana alam seakan tiada henti menghantam Ibu Pertiwi.  

Meskipun dihantam beragam musibah, para korban tidak sendirian. Semangat solidaritas dari masyarakat Indonesia malah tumbuh subur. Mereka yang tidak merasakan musibah, bahu membahu untuk menolong para korban.

Bukan hanya Pemerintah yang sibuk menyalurkan bantuan, namun berbagai lapisan masyarakat mulai dari komunitas hingga swasta pun turun tangan untuk membantu para korban dari beragam musibah.

Salah satu pihak yang begitu giat dalam membantu masyarakat yang terkena musibah ada PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO).

Beragam kegiatan tersebut dilakukan Sido Muncul sebagai bentuk komitmen untuk memberikan dampak positif terhadap masyarakat Indonesia, khususnya bagi mereka yang sedang mengalami musibah.

Hal ini sekaligus bisa menginspirasi berbagai kalangan agar selalu memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan.

Korban badai Seroja di NTT tidak luput dibantu Sido Muncul

Perusahaan yang telah melebarkan bisnisnya ke pasar mancanegara ini juga tidak luput memberikan bantuan kepada korban badai Seroja di Nusa Tenggara Timur.

Yang terbaru, Sido Muncul menyalurkan bantuan senilai Rp 500 juta melalui Kementerian Sosial untuk para korban bencana alam di NTT. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat kepada Menteri Sosial Tri Rismaharini di Gedung Kementerian Sosial Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Irwan Hidayat bercerita, ia memiliki kekhawatiran tersendiri terhadap kondisi para korban bencana alam di NTT. Menurutnya, bencana alam di tengah pandemi Covid-19 akan memberikan efek negatif yang luar biasa bagi para korban.

“Saya prihatin karena bencana ini hadir di tengah Pandemi Covid-19 dan masyarakat NTT yang sedang merayakan Paskah. Saya kalau bayangin sedih sekali, karena ini terjadi saat pandemi dan memburuk keadaan dan bertambah parah," kata Irwan Hidayat saat penyerahan bantuan, Rabu (14/4/2021).

Bantuan bagi Korban badai Seroja di NTT secara simbolis diserahkan oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat kepada Menteri Sosial Tri Rismaharini di Gedung Kementerian Sosial Jakarta, Rabu (14/4/2021).
Bantuan bagi Korban badai Seroja di NTT secara simbolis diserahkan oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat kepada Menteri Sosial Tri Rismaharini di Gedung Kementerian Sosial Jakarta, Rabu (14/4/2021). (Istimewa)

Penyaluran bantuan tersebut merupakan kedua kalinya Sido Muncul berikan kepada Kemensos. Sebelumnya, bantuan sosial serupa pernah Sido Muncul berikan pada Februari 2021 lalu.

"Atas nama pemerintah, kami dari Kemensos sangat berterima kasih atas sumbangannya,” kata Tri Risma.

Sementara itu, Irwan Hidayat mengungkapkan, bantuan tersebut sengaja diberikan melalui Kemensos karena pihaknya percaya Pemerintah akan menyalurkan dana tersebut kepada para korban bencana di NTT.

"Kita mau bantu akses gak ada, jadi lewat pemerintah kan semua akses terbuka bisa ke pelosok juga. Ya intinya, ini bukti percaya Sido Muncul kepada pemerintah juga dalam memberikan bantuan atau sumbangan," kata Irwan.

Sebelumnya, pada Rabu (7/4/2021), Sido Muncul telah menyumbangkan dana senilai Rp 650 juta untuk korban banjir di Flores.

Bantuan tersebut disalurkan melalui Benihbaik.com, Komunitas Muslim NTT Aisyiyah (Organisasi Perempuan Persyarikatan Muhammadiyah), Keuskupan Larantuka dan Keuskupan Atambua.

Irwan juga menjelaskan alasan mengapa Sido Muncul memberikan bantuan berupa uang tunai. "Dengan donasi berupa uang, bantuan yang diberikan bisa berjalan lebih cepat dan fleksibel, sehingga kebutuhan apa pun yang diperlukan, bisa segera dibeli di daerah tersebut," terang Irwan.

Sementara itu, Mensos mengatakan dengan banyaknya bantuan yang diberikan kepada korban bencana di NTT diharapkan bisa meringankan beban mereka.

“Kita membutuhkan bantuan terutama untuk mempercepat perumahan korban bencana di NTT. Saya ingin segera warga di NTT bisa kembali ke rumah masing-masing, karena sebelumnya mereka harus pindah sementara waktu," tutup Risma.

Penulis: Dea Duta Aulia/Editor: Firda Fitri Yanda

Ikuti kami di
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas