Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

10 Kapal Bakamla RI akan Dilengkapi Senjata Kaliber 30 Mm

Aan berharap dengan dilengkapinya kapal Bakamla RI dengan senjata nantinya seluruh personel Bakamla yang bertugas di kapal bisa lebih percaya diri.

10 Kapal Bakamla RI akan Dilengkapi Senjata Kaliber 30 Mm
dok. Bakamla
KN Marore 322 Bakamla RI menangkap tiga kapal yang diduga sedang melakukan transfer BBM ilegal di Selat Durian perairan Kepri. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia mengatakan saat ini pihaknya tengah melengkapi 10 kapal Bakamla RI dengan senjata kaliber 30 Mm.

Aan mengatakan senjata tersebut merupakan pengadaan 2020-2021 setelah pihaknya mendapatkan izin dari Menteri Pertahanan untuk menggunakan senjata.

"Kalau jumlahnya kita sesuai dengan jumlah kapal yang kita miliki. Saya tidak berlebih, tapi saya perlu kurang lebih sekarang ada 10 kapal yang akan saya lengkapi itu," kata Aan di Mabes Bakamla RI pada Jumat (16/4/2021).

Senjata tersebut, kata Aan, bukan ditujukan untuk mematikan melainkan untuk pertahanan diri.

Ia berharap dengan dilengkapinya kapal-kapal Bakamla RI dengan senjata tersebut nantinya seluruh personel Bakamla yang bertugas di kapal bisa lebih percaya diri.

"Jadi harapan saya dengan adanya senjata seluruh personel Bakamla yang berdinas di KN itu lebih percaya diri lah. Kenapa? Karena coast guard dari negara lain bahkan kalibernya lebih besar dan ya kita harus punya. Kalau ada sesuatu yang tidak kita inginkan paling tidak kita bisa self defence. Membela diri," kata Aan.

Baca juga: Laksdya Aan Kurnia Luncurkan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Bakamla

Baca juga: Kepala Bakamla RI: RPP Omnibus Keamanan Laut Sudah Disetujui Presiden

Diberitakan sebelumnya Aan bersyukur lembaga yang dipimpinnya telah mendapatkan izin menggunakan senjata untuk pertahanan diri tahun ini.

Aan menjelaskan ia telah mendapatkan izin setelah bertemu dan berdiskusi dengan Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto pada Agustus 2020 lalu.

Ia menjelaskan dalam pertemuan tersebut membahas tentang aturan-aturan terkait penggunaan senjata oleh Bakamla.

Halaman
12
Penulis: Gita Irawan
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas