Presiden dan Wapres Berzakat Lewat Baznas, Ajak Pejabat Lewat Amil Zakat Resmi
Jokowi mengajak pejabat negara, BUMN, serta Kepala daerah untuk menunaikan zakat melalui lembaga amil zakat resmi.
Editor: Choirul Arifin
Kerja sama tersebut untuk mendukung tercapainya realisasi potensi zakat sebesar Rp300 triliun. BSI akan menyediakan produk dan layanan perbankan untuk memudahkan masyarakat berzakat.
Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, melalui kerja sama ini diharapkan Gerakan Cinta Zakat bisa lebih membumi dan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat untuk membayar zakat.
Menurut Hery, kolaborasi ini memberikan manfaat yang besar bagi kedua belah pihak, sehingga dapat membantu pembangunan ekonomi, terutama dalam pengentasan kemiskinan.
Untuk mendorong optimalisasi potensi zakat nasional, menurut Hery, BSI siap mendukung pengelolaan zakat dari Pegawai Negeri Sipil/Aparatur Sipil Negara.
“Saat ini Baznas tengah mengajukan Keppres terkait pembayaran zakat 2,5 persen oleh PNS/ASN secara potong gaji. Kami siap mendukung pengelolaan zakatnya,” kata Hery, kemarin.
“Jika benefitnya banyak diterima oleh masyarakat, kita dapat memberikan informasi yang lebih transparan, dan masyarakat pun akan lebih rajin berzakat. Semoga niat baik kita semua mendapat berkah dari Allah SWT,” katanya.
Ia berharap, kerja sama ini memudahkan masyarakat dan nasabah BSI dalam menunaikan beribadah dan beramal.
Kemudahan tersebut dengan mengakses layanan via ATM BSI dan fitur layanan yang disediakan BSI, seperti mobile banking dan layanan elektronik dan digital lainnya.
"Melalui sinergi dengan Baznas, BSI berkomitmen untuk mendukung BAZNAS dalam meningkatkan layanan transaksi ZIS dan melalui layanan elektronik secara aman, nyaman, mudah dan jangkauan yang luas," katanya. (Tribun Network/Taufik Ismail/Bambang Ismoyo/sam)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.