Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bakamla RI Usir Kapal Tanker Yunani yang Mondar-mandir di Perairan Maluku

KN Singa Laut-402 Bakamla RI mengusir kapal tanker asal Yunani yang mondar-mandir tidak tentu arah, di Perairan Maluku

Bakamla RI Usir Kapal Tanker Yunani yang Mondar-mandir di Perairan Maluku
dok Bakamla
KN Singa Laut-402 Bakamla RI mengusir kapal tanker asal Yunani yang mondar-mandir tidak tentu arah, di Perairan Maluku pada Jumat (16/4/2021) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KN Singa Laut-402 Bakamla RI mengusir kapal tanker asal Yunani yang mondar-mandir tidak tentu arah, di Perairan Maluku pada Jumat (16/4/2021).

Kabag Humas dan Protokol Bakamla RI Kolonel Bakamla Wisnu Pramandita menjelaskan awalnya KN Singa Laut-402 mendapat informasi dari Puskodal Bakamla RI bahwa terdapat kapal asing berbendera Yunani yang masuk ke Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) Kamis (15/4/2021).

Baca juga: KKP Tangkap Lima Kapal Asing Berbendera Vietnam di Laut Natuna Utara

Kapal dengan nama lambung MT MGD tersebut, kata Wisnu, memasuki wilayah Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) III tepatnya di Perairan Maluku dengan arah haluan yang berubah-ubah.

Berdasarkan informasi tersebut, KN Singa Laut-402 yang sedang berpatroli di perairan Maluku langsung bergerak menuju titik koordinat untuk melaksanakan pemeriksaan terhadap kapal target MT MGD.

Sekira pukul 08.00 WIT tanggal16 April 2021, lanjut Wisnu, KN Singa Laut 402 berhasil mendeteksi keberadaan kapal tersebut dengan haluan utara dengan cepat 4,7 knots, Komandan KN Singa Laut 402 Letkol Bakamla Hermawan.

Baca juga: 10 Kapal Bakamla RI akan Dilengkapi Senjata Kaliber 30 Mm

Hermawan, kata dia, kemudian memerintahkan pendekatan hingga jarak 200 yards guna melaksanakan pemeriksaan lebih lanjut dengan radio komunikasi.

Dari komunikasi radio tersebut, kata Wisnu, diketahui bahwa MT MGD melaksanakan lintas laut dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) menuju Australia.

Baca juga: Gagalkan Kapal Ikan Vietnam di Perairan Natuna, Bakamla Sempat Lepaskan 2 Kali Tembakan Peringatan

Namun, kata dia, terlihat halu kapal MT MGD yang tidak sesuai dengan tujuan dan mondar-mandir di ALKI III dan beralasan hal itu karena menyesuaikan waktu ketibaan di Australia.

Kegiatan tersebut, kata Wisnu, tentu menimbulkan kecurigaan petugas di kapal patroli Bakamla karena perilaku kapal tersebut memiliki potensi mengganggu lalu lintas pelayaran di ALKI.

"Menanggapi hal tersebut dengan tegas KN Singa Laut - 402 memerintahkan untuk merubah halu ke selatan dan langsung berlayar menuju tujuan Australia tanpa berhenti atau berputar-putar di ALKI III," kata Wisnu pada Minggu (18/4/2021).

MT MGD, kata Wisnu, langsung mengubah haluan sesuai yang diperintahkan dan meninggalkan Perairan Maluku menuju perairan Australia.

"Puskodal Bakamla RI melaksanakan pemantauan terus menerus terhadap gerakan kapal tersebut hingga keluar dari ALKI III dan memasuk perairan Australia," kata Wisnu.

Ikuti kami di
Penulis: Gita Irawan
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas