Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Reshuffle Kabinet

Rencana Reshuffle, Istana: Sampai Hari ini, yang Pasti Baru Dua itu

Fadjroel Rachman mengatakan bahwa sampai hari ini kepastian mengenai perombakan kabinet baru pada dua Kementerian. 

Rencana Reshuffle, Istana: Sampai Hari ini, yang Pasti Baru Dua itu
TRIBUN/HO/BIRO PERS/MUCHLIS JR
Presiden Joko Widodo melantik menteri dan wakil menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/12/2020). Presiden melantik enam menteri untuk menggantikan posisi menteri lama (reshuffle) dan lima wakil menteri, diantaranya Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial, Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama, Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan, Sandiaga Salahudin Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta M Lutfi sebagai Menteri Perdagangan. TRIBUNNEWS/HO/BIRO PERS/MUCHLIS JR 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman mengatakan bahwa sampai hari ini kepastian mengenai perombakan kabinet baru pada dua Kementerian. 

Dua Kementerian yang dimaksud Fadjroel yakni Kementerian nomenklatur baru yaitu Kementerian Investasi dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi  (Kemendikbud-Ristek).

"Yang kita sampai hari, (dua) itu yang pasti," kata Fadjroel di Komplek Kemensetneg, Jakarta, Kamis, (22/4/2021).

Kepastian dua kementerian tersebut kata Fadjroel karena usulan pemerintah kepada DPR disetujui.

Pertama yakni usulan pembentukan Kementerian baru yakni Kementerian Investasi, kedua yakni pengubahan kementerian sesuai dengan Undang-undang nomor 39 tahun 2008 tentang Kementerian Negara. 

"Karena sudah disetujui oleh DPR, dan DPR sudah menerima alasan yang sesuai dengan alasan yang tercantum di dalam undang-undang 39 tahun 2008 itu. Untuk pembentukan (Kementerian)  itu disebutkan  harus memenuhi untuk keperluan efisiensi, efektivitas misalnya begitu, atau untuk keperluan  adaptasi terhadap perubahan yang sifatnya global," kata Fadjroel.

Baca juga: Hindari Kegaduhan, Presiden Jokowi Diminta Angkat Bicara Soal Wacana Reshuffle Kabinet

Terkait apakah kementerian lainnya juga akan ikut terkena perombakan Fadjroel mengaku tidak tahu. Termasuk mengenai kapan dan siapa yang akan mengisi dua pos Kementerian baru tersebut. 

"Mengenai kapan siapa dan kemudian berapa banyak yang akan terjadi perubahan kalau dalam bahasa rakyat lah ya, itu kan artinya cuma Presiden Joko Widodo dan Allah Subhanahu Wa Ta'ala aja yang tahu," pungkasnya.

Sebelumnya berdasarkan informasi yang beredar, Reshuffle yang akan dilakukan Presiden tidak akan besar-besaran.

Presiden hanya akan mengisi dua kementerian nomenklatur baru, ditambah jabatan Kepala BRIN. Presiden juga disebut-sebut telah mengantongi dua nama yang akan mengisi pos dua Kementerian nomenklatur baru tersebut, dan masih menyeleksi siapa yang akan menduduki Kepala BRIN.

Ikuti kami di
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas