Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

60 Hari Kepemimpinan Kapolri, 1.364 Perkara Diselesaikan Secara Restorative Justice

Setidaknya 1.364 perkara diselesaikan secara restorative justice selama kurun 60 hari kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo

60 Hari Kepemimpinan Kapolri, 1.364 Perkara Diselesaikan Secara Restorative Justice
istimewa
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setidaknya 1.364 perkara diselesaikan secara restorative justice selama kurun 60 hari kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.

Diketahui, restorative justice merupakan salah satu kebijakan utama Kapolri dalam tujuan untuk mentransformasi operasional dengan program peningkatan kinerja penegakan hukum.

Dalam program ini, salah satu kegiatan yang menonjol adalah kegiatan proses penegakkan hukum yang memenuhi rasa keadilan masyarakat.

Baca juga: Jokowi Instruksikan Panglima TNI dan Kapolri Buru KKB Papua

"Selama 60 hari kepemimpinan Pak Kapolri, telah ada 1.364 perkara yang diselesaikan dengan pendekatan restorative justice," kata Penanggung Jawab 23 Program Prioritas Kapolri, Brigjen Iwan Kurniawan dalam keterangannya, Selasa (27/4/2021).

Dijelaskan Iwan, capaian itu dideskripsikan dengan berbagai indikator penyelesaian perkara melalui pendekatan restorative justice di lingkungan Direktorat Bareskrim Polri.

Baca juga: 53 Awak KRI Nanggala 402 Gugur, Kapolri Ucapkan Duka Mendalam untuk Para Prajurit Terbaik

Ia menuturkan kegiatan restorative justice masuk dalam rencana aksi 084 yaitu mengedepankan hukum progresif dalam penyelesaian perkara melalui restorative justice yang tidak hanya melihat aspek kepastian hukum, namun pada kemanfaatan dan keadilan.

Angka itu, lanjut Iwan, bukan merupakan angka ideal. Namun, upaya awal ini memberikan efek yang baik bagi masyarakat.

Baca juga: Kapolri: Anggota Yang Sakit Agar Dicover BPJS Kesehatan

Khususnya untuk meneguhkan bahwa hukum merupakan upaya terakhir atau ultimum remidium.

“Kami terus mengamati implementasi ini untuk terus disempurnakan, sehingga angka capaian, meskipun menggembirakan, tapi terus kami kaji bagian-per bagian dari implementasinya,” jelasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas