Capai Rp 130 Ribu Per Kg, Kenaikan Harga Sapi di Australia Picu Gejolak Harga Daging Sapi Indonesia
kenaikan harga sapi di Australia memacu timbulnya gejolak harga daging sapi di tanah air hingga berada dikisaran Rp 130 ribu per kg
Penulis: Galuh Widya Wardani
Editor: Daryono
Jika dilihat dari pantauan infopangan.jakarta.go.id harga pangan yakni harga sapi murni ada di level 129.893 per kg
Sementara untuk daging Has 133.295 per kg
Menurut pengakuan pedagang, harga daging sapi berkisar 130 ribu sudah naik sejak awal memasuki puasa.
Padahal biasanya tren kelonjakan harga daging sapi akan terjadi sepekan menjelang hari raya lebaran.
Harga daging sapi di pasaran yang terus naik belum diimbangi oleh permintaan yang meningkat.
Sehingga para pedagang mengaku banyak kehilangan pelanggan, baik dari pelanggan yang melakukan usaha mikro maupuan pelanggan yang memenuhi kebutuhan pribadinya.
Mereka banyak mengurangi jatah pembelian daging sapi.
Dicatat dari kementerian perdagangan pada Mei 2021 kebutuhan daging akan cukup tinggi mencapai 79 ribu ton. sementara sekarang hanya 59 rb ton saja.
Dalam catatan, ketersediaan daging sapi saat lebaran hanya berkisar 69-70 ribu ton, sehingga akan devisit sekira 9 ribu ton.
Jika terjadi demikian, pemerintah berencana akan mengimpor daging sapi.
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Syailendra mengatakan akan dilakukan oleh Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia(ASPIDI) sebanyak 2ribu ton.
Sementara, Asosiasi Pengusaha Pemotongan Hewan Indonesia (APPHI) sebanyak 3.880 ribu ton, PT Berdikari 893 ratus ton dan Perum Bulog akan melakukan impor daging sebanyak 20 ribu ton.
Jika dikalkulasikan, jumlah stok ketersediaan daging bulan depan dari impor total 26.723 ton
(Tribunnews.com/Galuh Widya Wardani)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.