Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Nadiem Makarim Beberkan Tantangan Dalam Pengembangan Pendidikan Vokasi

Pendidikan vokasi, kata Nadiem, merupakan suatu model pendidikan yang menitikberatkan pada penguasaan keahlian atau keterampilan tertentu. 

Nadiem Makarim Beberkan Tantangan Dalam Pengembangan Pendidikan Vokasi
Tribunnews/Jeprima
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim menghadiri rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (18/3/2021). Nadiem Makarim mengungkapkan, baru 15 persen sekolah di Indonesia yang sudah melakukan pembelajaran tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 ketat. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mendikbudristek Nadiem Makarim mengungkapkan pengembangan pendidikan vokasi telah menjadi fokus nasional sebagai bagian dari upaya peningkatan SDM.

Pendidikan vokasi, kata Nadiem, merupakan suatu model pendidikan yang menitikberatkan pada penguasaan keahlian atau keterampilan tertentu. 

"Sehingga lulusannya diharapkan dapat berperan aktif dalam pembangunan ekonomi nasional sebagai tenaga profesional," ucap Nadiem dalam webinar Festival Pendidikan Astra 2021, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Kisah Guru di Pedalaman Jembrana, Mengajar di Sekolah yang Mepet Hutan

Meski begitu, Nadiem mengatakan masih banyak tantangan dalam pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia. 

"Kurikulum yang tidak selaras dengan kompetensi industri, rendahnya kompetensi, dan kesiapan mental pekerja lulusan, kurang dan rendahnya jumlah dan kualitas guru, kurangnya fasilitas sarana prasarana, kurangnya kerjasama dengan perusahaan lembaga pemerintah, dan dunia usaha dunia industri," ungkap Nadiem. 

Mantan CEO Gojek ini mengatakan sejumlah tantangan tersebut yang menjadi dasar perancangan program SMK Pusat Keunggulan.

Baca juga: Guru Tari di Nusa Penida: Naik Motor 18 Kilometer, Menyebrang Lautan, Jauh dari Keluarga

Program ini mengedepankan keselarasan yang mendalam dan menyeluruh dari SMK Pusat Keunggulan dengan dunia kerja. 

"Selain itu kami juga mengarahkan kebijakan pendidikan vokasi, dan menjadikan pendidikan vokasi sebagai suatu solusi bagi tantangan dan kebutuhan masyarakat melalui kreativitas dan inovasi," ucap Nadiem. 

Dalam waktu dekat, Nadiem mengungkapkan pihaknya akan meluncurkan program pengembangan mutu kampus vokasi. 

Ikuti kami di
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas