Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilpres 2024

Webinar Mengintip Pilpres 2024, Mengulas Peluang Koalisi Antar-Elite dan Partai Politik

Dalam konteks politik menuju pesta demokrasi pada 2024, komunikasi politik itu membuka celah munculnya koalisi menuju Pilpres

Webinar Mengintip Pilpres 2024, Mengulas Peluang Koalisi Antar-Elite dan Partai Politik
HandOut
Webinar Diskusi Publik bertema Capres 2024: Saling Intip Partai Politik yang digelar mahasiswa Program Magister Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana Jakarta. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Program Magister Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana Jakarta akan menggelar Webinar Diskusi Publik dengan tema Capres 2024: Saling Intip Partai Politik, Sabtu (8/5/2021).

Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana Jakarta Dr Heri Budianto MSi menjelakan webinar ini akan mengulas dinamika politik Indonesia belakangan ini menghangat dengan adanya sejumlah partai politik yang melakukan sejumlah pertemuan dan silaturahmi antarelite.

Dalam konteks politik menuju pesta demokrasi pada 2024, komunikasi politik itu membuka celah munculnya koalisi menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Baca juga: Arah Koalisi Capres 2024, Siapa Terkuat?

Kendati Pilpres 2024 masih berlangsung 3 tahun lagi, perbincangan publik mengenai nama-nama kandidat yang mendapat dukungan publik menuju Pilpres 2024, sudah mulai bermunculan.

"Peluang koalisi antarpartai politik dan sosok yang memiiki peluang sebagai kandidat Presiden 2024, menjadi materi yang dipilih oleh mahasiswa kami untuk diperbincangkan secara luas di bangku akademik lewat gelaran webinar," kata Heri Budianto, Kamis (6/5/2021).

Heri mengatakan bahwa fenomena Pipres 2024 bakal menyedot perhatian dalam beberapa waktu ke depan dan menjadi kajian menarik, tidak hanya oleh partai politik tetapi juga melibatkan kalangan akademisi dan kelompok berpengaruh pembentuk opini (key opinion leader).

Baca juga: Ini 3 Kemungkinan Skenario di Pilpres 2024, Diantaranya Prabowo Vs Anies

"Sebagai insan akademik yang tengah belajar, mahasiswa perlu diberikan wawasan praktis langsung dari para aktor politik baik dari partai politik maupun penggiat konsultan politik. Agar wawasan tersebut menjadi satu kajian kasus yang dapat dibedah dari perspektif ilmu komunikasi,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, dia menilai diskusi publik yang digelar oleh mahasiswa kelas 'Media dan Politik Pencitraan' cukup penting untuk memberikan perspektif keilmuan yang baru sebagai bekal mendorong lahirnya para magister di bidang komunikasi politik.

Event diskusi yang digelar secara daring akan dilangsungkan pada Sabtu, 8 Mei 2021 mulai pukul 12.30 WIB—15.00 WIB.

Baca juga: Survei Capres Litbang Kompas: Prabowo, Anies, dan Ganjar Bersaing Jika Pilpres Diadakan Saat Ini

Diskusi menghadirkan narasumber di antaranya Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari, Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Hermawi Taslim, dan ahli komunikasi politik Universitas Mercu Buana Dr. A. Rahman, HI., M.Si., CICS.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Febby Mahendra
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas