Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Harga Vaksin Gotong Royong Belum Diputuskan

Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) telah mengeluarkan Emergency Use of Authorization (EUA) terhadap vaksin Sinopharm.

Harga Vaksin Gotong Royong Belum Diputuskan
dok. Kemnaker
Pelaksanaan vaksinasi bagi 1000 pekerja/buruh di Kantor Kemnaker yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day Tahun 2021, Selasa (4/5/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) telah mengeluarkan Emergency Use of Authorization (EUA) terhadap vaksin Sinopharm.

Vaksin tersebut akan digunakan untuk program vaksinasi Gotong Royong.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan meski izin penggunaan darurat telah terbit, harga vaksin Gotong Royong masih dimatangkan oleh pemerintah.

"Permenkes terkait harga vaksin gotong royong sedang dibahas oleh Kementerian Kesehatan dan akan diumumkan setelah ada keputusan resmi," kata Wiku di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, (6/5/2021).

Baca juga: Vaksinasi Gotong Royong akan Mulai 17 Mei 2021

Begitu juga kata Wiku mengenai mekanisme pemberian vaksin Gotong Royong. Hal tersebut masih dikoordinasikan institusi atau lembaga terkait..

"Pelaksanaan vaksin Gotong royong sedang dikoordinasikan oleh PT Bio Farma dan Kamar Dagang Industri (Kadin)," katanya.

Wiku kembali menegaskan bahwa warga negara asing (WNA) dapat mengikuti program Vaksinasi Gotong Royong. Syaratnya, WNA tersebut memiliki Kartu Izin Tinggal Sementara dan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAS/KITAP).

Baca juga: YLKI : Vaksinasi Massal Driver Gojek Bagus untuk Lindungi Konsumen

"Pekerja WNA yang memiliki KITAS atau KITAP dapat memperoleh vaksin dengan skema gotong royong. Pelaksanaan vaksinasi gotong royong sedang dikoordinasikan antara Kadin dan Bio Farma," tuturnya.

Vaksin Gotong Royong adalah program vaksinasi yang diprakarsai Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dengan pemerintah. Tujuan dari program tersebut yakni untuk mempercepat akses terhadap vaksin terutama di sektor usaha.

Porgram diperuntukan bagi perusahaan yang mau memberikan vaksin gratis kepada karyawannya. Hanya saja, perusahaan tidak mendapatkan vaksin tersebut secara cuma-cuma, melainkan harus membeli. Nantinya Kadin yang akan mendata perusahaan yang akan terlibat atau bergabung dalam program vaksin gotong royong.

Ikuti kami di
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas