Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Usulan Komisi VII Dibubarkan, Formappi Salahkan DPR Turuti Jokowi Leburkan Kemendikbud-Ristek

Sebab, Komisi VII DPR RI seolah menyesal belakangan setelah peleburan Kemenristek menjadi Kemdikbud-Ristek.

Usulan Komisi VII Dibubarkan, Formappi Salahkan DPR Turuti Jokowi Leburkan Kemendikbud-Ristek
Reza Deni
Peneliti Formappi, Lucius Karus 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Golkar Dyah Roro Esti mengusulkan pembubaran Komisi VII saat Rapat Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan V, Kamis (6/5) kemarin.

Menanggapi usulan pembubaran itu, Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) justru merasa heran dengan sikap DPR RI sendiri.

Sebab, Komisi VII DPR RI seolah menyesal belakangan setelah peleburan Kemenristek menjadi Kemdikbud-Ristek.

"Kenapa setelah sudah diketok, Komisi VII baru mulai keberatan dan seolah-olah ngambek? Padahal mereka sejak awal mendukung keinginan Presiden membubarkan Kemenristek?" kata Peneliti Formappi Lucius Karus kepada wartawan, Jumat (7/5/2021).

Baca juga: Imbas Peleburan Kemenristek dan Kemendikbud, Mencuat Usul Pembubaran Komisi VII DPR RI

Baca juga: Berikut Point Yang Diminta Komisi X Ke Kemendikbudristek Terkait Draf Revisi PP 57/2021

Baca juga: Kemendikbudristek Beberkan Dampak Mahasiswa yang Ikut Perguruan Tinggi Swasta Ilegal

Menurut Lucius, dalam posisi itu terlihat sistematika kerja DPR juga bermasalah.

Kecenderungan untuk langsung mendukung permintaan Jokowi sangat terlihat tanpa ada keberatan atau penggalian wacana yang mendalam terkait dampak kebijakan.

"Setelah mulai merasakan efek dari kebijakan sebagaimana dirasakan oleh Komisi VII, baru mulai ngeluh? Lho kemana aja saat keputusan membubarkan Kemenristek suara-suara kritis Komisi VII?," ujarnya.

"Apa karena mulai lapar baru bisa bersuara kritis?," pungkas Lucius.

Ikuti kami di
Penulis: chaerul umam
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas