Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Sambut Lebaran, Kemen PPPA Ajak Masyarakat Gencarkan Gerakan #Berjarak

Libur Lebaran, Kemen PPPA ingatkan masyarakat gencarkan Gerakan Bersama Jaga Keluarga Kita (#Berjarak) karena ancaman Covid-19 masih tinggi.

Sambut Lebaran, Kemen PPPA Ajak Masyarakat Gencarkan Gerakan #Berjarak
Dok Kemen PPPA
Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Pribudiarta Nur Sitepu 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam rangka menyambut libur lebaran, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) kembali mengingatkan dan mengajak masyarakat di seluruh tanah air untuk menggencarkan Gerakan Bersama Jaga Keluarga Kita (#Berjarak).

Sekretaris Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Pribudiarta Nur Sitepu dalam keterangannya, Rabu (10/5/2021) mengatakan Gerakan #Berjarak sudah diperkenalkan ke kalangan masyarakat sejak awal pandemi. 

Namun gerakan ini akan terus digencarkan terlebih menjelang libur lebaran dan ancaman penyebaran Covid-19 di Indonesia yang masih tinggi.

“Gerakan ini menjadi sangat relevan dan kami mengajak semua pihak untuk menggalang kekuatan jejaring, kader, dan relawan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di seluruh Indonesia untuk terlibat aktif dalam gerakan #Berjarak,” katanya.

Baca juga: Jelang Lebaran, Google Doodle Kembali Ingatkan soal Pencegahan Covid-19, Pakai Masker dan Jaga Jarak

Gerakan ini memiliki fokus utama intervensi terhadap kelompok rentan terdampak dari bahaya paparan Covid-19, seperti anak, perempuan, lansia dan penyandang disabilitas yang diberikan perlindungan secara adil, non diskriminatif, dan bebas dari stigma.

Ia menambahkan, Gerakan #Berjarak tidak lain untuk memastikan terpenuhinya hak-hak dasar perempuan dan anak selama masa darurat pandemi Covid-19 mengingat mereka menjadi pihak yang tergolong paling rentan dan rawan penularan.

Sebanyak 10 aksi Gerakan #Berjarak yang dikampanyekan Kemen PPPA meliputi ajakan untuk tetap di rumah, hak perempuan dan anak terpenuhi, alat perlindungan kerja tersedia, jaga diri keluarga dan lingkungan, dan membuat tanda peringatan.

Selanjutnya menjaga jarak fisik, mengawasi keluar masuk orang dan barang, menyebarkan informasi yang benar, aktivasi media komunikasi online, dan aktivasi rumah rujukan.

“Gerakan #Berjarak ini juga merupakan upaya kami dalam meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dari berbagai ancaman kekerasan akibat dampak pandemi Covid-19,” kata Pribudiarta.

Baca juga: IDI Ingatkan Potensi Lonjakan Kasus Covid-19 Setelah Libur Lebaran

Pihaknya telah menetapkan tujuh langkah khusus untuk mengatasinya dan satu di antaranya dengan kampanye Gerakan #Berjarak.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas