Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Israel Serang Jalur Gaza

Kecam Serangan Israel ke Palestina, Puan Serukan Bantuan Kemanusiaan

Ketua DPR RI Puan Maharani mengecam keras serangan Israel kepada warga sipil Palestina di Jalur Gaza. A

Kecam Serangan Israel ke Palestina, Puan Serukan Bantuan Kemanusiaan
Dok/nvl (dpr.go.id)
Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani. Kecam Serangan Israel ke Palestina, Puan Serukan Bantuan Kemanusiaan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani mengecam keras serangan Israel kepada warga sipil Palestina di Jalur Gaza.

Akibat serangan tersebut, ratusan orang dilaporkan meninggal dunia dan ratusan orang lainnya luka-luka.

"Kami mengecam serangan yang dilakukan saat warga Palestina melakukan ibadah bulan suci Ramadan dan juga saat perayaan hari raya Idul Fitri, sehingga mengganggu rangkaian ibadah umat Muslim Palestina," kata Puan, kepada wartawan, Minggu (16/5/2021).

Baca juga: Israel Serang Gaza Lewat Udara dan Laut, Militan Hamas Lakukan Balasan, Pertempuran Kian Memanas

Baca juga: Serangan Udara Israel Hancurkan Gedung 11 Lantai, Kantor Media Internasional di Gaza

Serangan dan kekerasan Israel dimulai dengan pengusiran warga Palestina dari Sheik Jarrah, serangan kepada warga Palestina di kompleks Masjid Al Aqsa, dan serangan kepada warga sipil di jalur Gaza, dan tindak kekerasan di Tepi Barat.

Karenanya, Puan mengajak semua pihak menyerukan hentikan serangan Israel kepada Palestina.

Terlebih, serangan Israel pada Palestina dilakukan di bulan suci Ramadan, suasana Idul Fitri, dan di tengah pandemi Covid-19.

"Hentikan serangan Israel pada Palestina dan kita serukan memberi bantuan kepada rakyat Palestina, termasuk prioritas bantuan vaksin Cobid-19 dan berbagai alat kesehatan," ungkap politisi PDI Perjuangan tersebut.

Selanjutnya, Puan menyampaikan bahwa tragedi kemanusiaan ini harus menjadi momentum untuk memulai kembali proses perdamaian yang komprehensif dan inklusif, sesuai dengan hukum internasional, resolusi PBB, dan parameter serta konsensus internasional.

Tentara Israel menembakkan gas air mata ke arah demonstran Palestina selama protes anti-Israel atas ketegangan di Yerusalem, di pos pemeriksaan Qalandiya antara Ramallah dan Yerusalem, di Tepi Barat pada 11 Mei 2021.
Tentara Israel menembakkan gas air mata ke arah demonstran Palestina selama protes anti-Israel atas ketegangan di Yerusalem, di pos pemeriksaan Qalandiya antara Ramallah dan Yerusalem, di Tepi Barat pada 11 Mei 2021. (ABBAS MOMANI / AFP)

Menurut Puan, tindak kekerasan Israel juga menyebabkan meningkatnya instabilitas di Timur Tengah.

"Sangat disayangkan, di saat dunia memerlukan perdamaian dan bersatu untuk berperang melawan virus Covid-19, namun warga Palestina harus berjuang melawan aneksasi Israel," ungkap mantan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan tersebut.

Puan juga mendorong pemerintah Indonesia untuk terus melanjutkan peran aktifnya dalam menghentikan serangan Israel dan memberi bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina.

"Mendesak masyarakat internasional dan PBB untuk meredakan ketegangan dan membantu warga Palestina yang menjadi korban di wilayah pendudukan Palestina," pungkas Puan.

Ikuti kami di
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas