Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Israel Serang Jalur Gaza

Alasan Buruh Demo untuk Solidaritas Palestina di Depan Kedubes Amerika

Ribuan buruh yang bergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) melakukan aksi serempak di 24 Provinsi, Selasa (18/5/2021). 

Alasan Buruh Demo untuk Solidaritas Palestina di Depan Kedubes Amerika
Tribunnews.com/Larasati Dyah Utami
Buruh yang bergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) melakukan aksi di depan Kedubes AS di Jakarta. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ribuan buruh yang bergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) melakukan aksi serempak di 24 Provinsi, Selasa (18/5/2021). 

Di Jakarta, aksi dilakukan di Kantor Perwakilan PBB dan Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Salah satu pimpinan federasi KSPI dalam orasinya di depan Kedubes AS mengatakan aksi yang dilakukan buruh/pekerja ini merupakan bentuk solidaritas bagi rakyat Palestina.

"Ada yang bertanya pada saya kenapa buruh ikut-ikutan bela Palestina? Wahai seluruh rakyat Indonesia, sesungguhnya dalam serikat pekerja dan serikat buruh ada yang namanya solidaritas. Untuk itu kita hadir di sini untuk solidaritas rakyat dan bangsa Palestina," ujarnya.

Baca juga: Dewan Duta Besar Arab Apresiasi Dukungan Konsisten Indonesia kepada Palestina

Presiden KSPI Said Iqbal menyampaikan, aksi di Kedubes Amerika dilakukan untuk meminta Presiden Joe Biden agar Amerika tidak memveto pelaksanaan resolusi PBB dan Dewan Keamanan PBB tentang kemerdekaan negara Palestina.

Para buruh juga meminta presiden Biden untuk mendesak Israel menghentikan agresi militer Israel terhadap Palestina, menarik tentara dan polisi Israel dari masjid al-Aqsho.

"Aksi di depan Kedubes Amerika merupakan bagian dari sikap Konfederasi Serikat Pekerja Sedunia (ITUC) yaitu anti kekerasan, cinta damai, dan hak setiap negara untuk merdeka terlepas dari penjajahan," tegasnya.

Aksi berlangsung tertib didampingi pihak kepolisian.

Baik petugas kepolisian maupun panitia telah berusaha mengimbau agar para pendemo tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, karena Indonesia masih ditengah ancaman penyebaran Covid-19.

Namun agaknya imbauan sulit diterapkan dengan baik, karena banyaknya peserta demo yang hadir.

Ikuti kami di
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas