Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Israel Serang Jalur Gaza

Alasan Polri Sempat Amankan Cleaning Service Pembuat Konten Provokasi Palestina

HL akhirnya dibebaskan usai penyidik Polri mempertimbangkan menyelesaikan kasus tersebut secara musyawarah

Alasan Polri Sempat Amankan Cleaning Service Pembuat Konten Provokasi Palestina
WARTAKOTA/Henry Lopulalan
Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polri akhirnya memutuskan tidak melanjutkan penanganan perkara HL (23) warga Kecamatan Gerung, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang ditangkap usai membuat konten provokasi Palestina.

Diketahui, HL akhirnya dibebaskan usai penyidik Polri mempertimbangkan menyelesaikan kasus tersebut secara musyawarah atau pendekatan restorative justice.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan menyampaikan alasan Polri sempat menangkap HL dalam kasus itu.

Baca juga: Dua Tahanan Overstay Dibebaskan, Kritik Imigrasi Jepang

Yang pertama, HL dikhawatirkan menjadi korban amukan massa.

"Penyidik atau pihak kepolisian selain menangkap tentunya adalah upaya untuk mengamankan yang bersangkutan dari amarah warga. Tentunya penangkapan itu dilakukan untuk amankan yang bersangkutan," kata Ahmad di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (20/5/2021).

Baca juga: Aksi Bela Palestina, PKS: Stop Serangan ke Perempuan dan Anak-anak Sekarang

Selanjutnya, Ahmad menjelaskan pertimbangan Polri sempat menangkap pelaku lantaran konten yang diunggah HL viral dan memicu kemarahan masyarakat sekitar.

Atas dasar itu, kata dia, petugas kepolisian menangkap HL demi mengantisipasi adanya konflik antara masyarakat akibat unggahan HL.

"Polri utamakan pengamaman terhadap orang tersebut dan pengamanan untuk tidak terjadinya peristiwa misalnya perpecahan di antar masyarakat," tukas dia.

Sebelumnya, Polri akhirnya memutuskan tidak melanjutkan penanganan perkara HL (23) warga Kecamatan Gerung, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang ditangkap usai membuat konten provokasi tentang Palestina.

Halaman
12
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas