Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Eros Djarot Hingga Christine Hakim Terima Penghargaan Life-Time Achievement dari Menaker

Pemerintah memberikan anugerah Pekerja Film Berdedikasi Sepanjang Masa (life-time achievement award) kepada 4 sineas film kawakan Indonesia. 

Eros Djarot Hingga Christine Hakim Terima Penghargaan Life-Time Achievement dari Menaker
Dok Kemnaker
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberikan anugerah Pekerja Film Berdedikasi Sepanjang Masa (life-time achievement award) kepada 4 sineas film kawakan Indonesia. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberikan anugerah Pekerja Film Berdedikasi Sepanjang Masa (life-time achievement award) kepada 4 sineas film kawakan Indonesia. 

Penghargaan diberikan oleh Menaker Ida Fauziyah usai menggelar nonton bareng film "Tjoet Nja’ Dhien" bersama perwakilan Serikat Pekerja/Serikat Buruh di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (27/5/2021).

Penerima anugerah tersebut adalah Eros Djarot, Christine Hakim, Slamet Rahardjo, dan George Kamarullah. 

"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada insan film Indonesia yang telah mengabdi sepanjang masa, hidupnya bagi perfilman Indonesia," kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, Kamis (27/5/2021). 

Baca juga: Indomaret Pidanakan Karyawan, KSPI Dukung Aksi Massal Boikot Belanja

Menaker Ida mengatakan, saat ini Kemnaker juga sedang memproses empat orang pekerja film, yakni Eros Djarot, Christine Hakim, Slamet Rahardjo, dan George Kamarullah, sebagai penerima sertifikat SKKNI level 9 atau setara profesor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). 

Menaker Ida Fauziyah menegaskan, pesatnya perkembangan industri perfilman memerlukan dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) kompeten dalam jumlah yang banyak. 

Untuk menciptakan SDM berdaya saing dan kompeten, sudah saatnya dunia perfilman di Indonesia menerapkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).  

"SKKNI perfilman selain sebagai salah satu tolok ukur penyiapan SDM berdaya saing, juga sebagai salah satu bentuk upaya meningkatkan mutu dari perfilman Indonesia,"  katanya. 

Baca juga: Asosiasi Serikat Pekerja Minta Manajemen Giant Transparan, Libatkan Buruh di Keputusan Tutup Gerai

Meski saat ini industri perfilman menjadi satu di antara industri yang sangat terdampak oleh pandemi COVID-19, Menaker Ida mengatakan pemerintah cukup optimis upaya pemulihan pada sektor industri ini dapat segera dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan.

"Akselerasi upaya untuk pemulihan industri perfilman akibat pandemi COVID-19 harus segera dilakukan agar industri perfilman dapat kembali bangkit dan terus melesat, sehingga dapat memberikan kontribusi bagi penyerapan pengangguran," ujarnya. 

Halaman
12
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas