Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Abdee Slank Jadi Komisaris BUMN

Tugas Abdee Slank sebagai Komisaris PT Telkom, Memberi Nasihat pada Direksi

Berikut ini tugas Abdee Negara alias Abdee Slank sebagai komisaris PT Telkom. Satu diantaranya adalah memberi nasihat pada Direksi.

Tugas Abdee Slank sebagai Komisaris PT Telkom, Memberi Nasihat pada Direksi
Instagram @abdeenegara
Abdee Slank bersama Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. Berikut ini tugas Abdee Negara alias Abdee Slank sebagai komisaris PT Telkom. Satu diantaranya adalah memberi nasihat pada Direksi. 

TRIBUNNEWS.COM - Abdi Negara Nurdin alias Abdee Slank atau Abdee Negara, ditunjuk menjadi Komisaris Independen PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

Ia ditunjuk setelah PT Telkom melakukan perombakan lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Jumat (28/5/2021).

Dalam RUPS tersebut, Menteri BUMN, Erick Thohir, menunjuk sejumlah tokoh untuk menggantikan jajaran dewan komisaris lawas.

Lantas, apa tugas Abdee Negara sebagai Komisaris PT Telkom?

Sesuai Pasal 1 dalam Undang-undang (UU) RI Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Komisaris bertugas melakukan pengawasan secara umum dan/atau khusus sesuai anggaran dasar.

Abdee Negara atau Abdee Slank
Abdee Negara atau Abdee Slank (Instagram @abdeenegara)

Baca juga: PROFIL Abdee Slank, dari Gitaris, Pendukung Jokowi, Kini jadi Komisaris Telkom

Baca juga: POPULER NASIONAL Kapolri Diminta Berhentikan Firli Bahuri | Ganjar Bukan segalanya untuk PDIP

Tak hanya itu, Komisaris juga bertugas memberi nasihat kepada Direksi.

Tugas Komisaris lebih jelas tertuang dalam Pasal 108 UU RI Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Berikut bunyinya:

1. Dewan Komisaris melakukan pengwasan atas kebijakan pengurusan, jalannya pengurusan pada umumnya, baik mengenai Perseroan maupun usaha Perseroan, dan memberi nasihat kepada Direksi.

2. Pengawasan dan pemberian nasihat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan untuk kepentingan Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan.

Halaman
1234
Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas