Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Bursa Capres

Anies Bertemu Ridwan Kamil di Sumedang, Pengamat: Keduanya Sulit Berpasangan di Pilpres 2024

Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Jakarta Ujang Komarudin menilai pertemuan keduanya hanyalah silaturahmi politik biasa.

Anies Bertemu Ridwan Kamil di Sumedang, Pengamat: Keduanya Sulit Berpasangan di Pilpres 2024
Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri acara syukuran atau haul memperingati 100 tahun lahirnya Presiden RI ke-dua Jenderal Besar TNI HM Soeharto di Masjid Agung At-Tin, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Selasa (8/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diketahui tertangkap kamera berbincang serius sambil menyantap kuliner Sumedang, Jawa Barat.

Apakah ini tanda keduanya tengah menjajaki kemungkinan berdampingan di Pilpres 2024 mendatang?

Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Jakarta Ujang Komarudin menilai pertemuan keduanya hanyalah silaturahmi politik biasa.

"Pertemuan silaturahmi politik antar sesama politis saja," ujar Ujang, ketika dihubungi Tribunnews.com, Jumat (11/6/2021).

Selain itu, Ujang berpendapat RK dan Anies akan sulit untuk berpasangan atau berdampingan di Pilpres 2024. Sebab, keduanya sama-sama tak memiliki partai politik sebagai kendaraan mengarungi kontestasi politik.

"Sulit keduanya berpasangan. Karena sama-sama kepala daerah dan sama-sama tak memiliki partai atau bukan orang partai. Bagaimana pun partai-partai tak akan mau itu. Jadi itu pertemuan silatirahmi politik sesama politisi saja. Untuk berpasangan sulit dan berat," jelasnya.

Baca juga: Anies Baswedan Bertemu Ridwan Kamil, Pengamat: Bisa Jadi Penjajakan Maju Bersama di Pilpres 2024

Dia juga melihat kecil kemungkinan ada parpol-parpol yang akan mengusung mereka. Hal ini lantaran banyak parpol yang telah memiliki sosok yang ingin diusung, dan kebanyakan adalah ketua umum mereka sendiri.

Baca juga: Anies Baswedan Diprediksi Masuk NasDem Jelang 2024, Ini Analisis Pengamat Ujang Komaruddin

"Kecil kemungkinannya tiket koalisi partai diberikan ke mereka berdua. Karena ketum-ketum partai mereka juga ingin nyapres. Dan belum tentu juga mereka dua-duanya maju nyapres, mungkin juga ada yang maju nyagub lagi," tandasnya.

Baca juga: Prabowo dan Anies Baswedan Hadiri Haul 100 Tahun Soeharto

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur DKI Anies Baswedan bertemu dalam undangan yang digelar oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Jumat (11/6/2021).

Mengawali agenda, Anies-Ridwan Kamil mengikuti salat Subuh berjamaah di Mesjid Agung Sumedang, didampingi Dony dan Sekda Sumedang Herman Suryatman.

Keduanya kompak mengenakan baju koko warna hitam. Seusai salat Subuh, keduanya melepaskan diri dari rombongan untuk sarapan kuliner khas Sumedang.

Di rumah makan Tahu Sumedang Palasari, Sumedang, Jawa Barat, mereka duduk hanya berdua, menyantap tahu sumedang, lontong, dan teh.

Keduanya tertangkap kamera berbincang serius.

Momen kedekatan di tengah mulai hangatnya peta Pilpres 2024 ini menegaskan pernyataan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebelumnya yang menyebut hubungan personal dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sangat terjaga dengan baik sejak lama.

Ridwan Kamil menyebut hubungan antara dirinya dan Anies sangat baik.

Keduanya sudah terbiasa saling mengapresiasi kinerja masing-masing. Namun memang jarang terekspos.

Dan kini, mereka tertangkap kamera dalam momen penuh keakraban dan kedekatan.

“Entah kenapa oleh media, saling menyapa hari ini selalu ditafsir selalu ada hubungannya dengan (Pilpres) 2024. Padahal sebelumnya juga sama. Kita WA-an. Pak anies ulang tahun saya posting,” katanya Kamis (3/6/2021).

“Dengan pak Ganjar (Gubernur Jawa Tengah), saya main. Saling mengapresiasi, kan, bagus daripada saling diam atau saling mengkritisi tanpa kejelasan. Budaya saling menguatkan sesama pemimpin harus dibangun,” katanya.

Menurut pria yang akrab disapa Emil ini, budaya saling menguatkan antarpemimpin bisa berpengaruh positif terhadap masyarakat yang psikologis saat ini cenderung mudah bertengkar.

Di sisi lain, banyak kepala daerah, khususnya gubernur, seperti Anies maupun Ganjar datang satu generasi yang sama dengan dirinya.

Ini diakui berpengaruh pada hubungan komunikasi yang mudah terjalin.

“Kami datang sama sama dari satu generasi, tupoksinya kebetulan sama ngurus daerah, sama-sama gubernur, 50 persen Pak Anies, 50 persen Pak Ganjar, itulah cinta saya kepada beliau-beliau,” ucap Ridwan Kamil.

Berkaitan dengan Pilpres 2024, ia mendoakan siapapun yang dipercaya maju dan terpilih agar bisa melaksanakan amanah dengan baik.

“Saya mendoakan siapa pun yang ditakdirkan mendapatkan sebuah amanah di masa depan, saya akan bahagia sekali karena datang dari generasi yang sama,” katanya.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas