Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Deretan Aksi-aksi Kekejaman Teroris OPM di Papua

Salah satu di antaranya adalah Patianus Kogoya seorang kepala kampung di Nipuralome, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Deretan Aksi-aksi Kekejaman Teroris OPM di Papua
istimewa
Penyerangan KKB - Satu keluarga Kepala Desa Nipurlema, Petianus Kogoya yang beranggotakan 5 orang ditembak mati oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Semakin hari, kelompok teroris OPM dinilai semakin kejam.

Tak hanya pendatan, Orang Asli Papua (OAP) juga menjadi korban teroris OPM pun terus berjatuhan.

Terakhir pada Jumat 4 Juni 2021 lalu, dilaporkan sebanyak tiga orang tewas dalam aksi teror yang dilakukan kelompok teroris OPM.

Salah satu di antaranya adalah Patianus Kogoya seorang kepala kampung di Nipuralome, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.

Pria kelahiran Ilaga 14 Juli 1975 ini mengalami luka tembakan pada kepala bagian belakang.

Hal ini terungkap saat Kepala Kampung Kago, Denis Wonda bersama 9 OAP lainnya melaporkan adanya kejadian penembakan terhadap 6 OAP ke Polres Puncak.

Tiga OAP dinyatakan meninggal dunia dan sisanya mengalami luka-luka.

Baca juga: Meski Telah Digempur TNI-Polri, KKB Papua Tak Kapok Tebar Ancaman dan Masih Saja Membuat Ulah

Rekomendasi Untuk Anda

Di saat bersamaan, Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait sejumlah bangunan di Bandara Aminggaru, Ilaga, yang dibakar teroris OPM, Kamis 3 Juni 2021.

Kapolres berkoordinasi dengan pihak TNI untuk mengevakuasi para korban.

Dengan menumpang 1 truk, gabungan dari Satgas Pamtas Mobile Yonif 715/MTL dan Satgas Apter Persiapan Koramil Mayuberi yang dipimpin oleh Letda Ckm dr. Lonal M (Dokter Yonif R 715/MTL) berangkat dari Pos Satgas Apter Persiapan Koramil Mayuberi, Kampung Kago menuju Kampung Nipuralome. Setibanya di lokasi, Satgas mengevakuasi para korban ke Puskesmas Ilaga.

Dari Puskesmas itu dapat dipastikan identitas korban. Salah satunya, identitas Patianus Kogoya.

Kemudian keluarga korban membawa jenazah ke Kampung Nipuralome dengan ambulan Puskesmas dan dikawal oleh pihak Polri.

Pengamat Intelijen dan Terorisme Stanislaus Riyanta sangat menyayangkan OAP terus menjadi korban kekejaman teroris OPM.

Fakta-fakta kejadianitu, lanjut Stanis, menunjukkan bahwa OPM atau KKB ini semakin biadab dan menggunakan kekerasan untuk meraih tujuan.

"Cara-cara dan gerakan mereka sudah sesuai dengan definisi terorisme dalam UU No 5 Tahun 2018. Aksi ini juga dapat dinilai bahwa mereka semakin tertekan sehingga meningkatkan intensitas aksinya," kata Stanislaus kepada wartawan, Minggu (13/6/2021).

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas