Tribun

Pemerkosa Anak Divonis Bebas, NasDem Desak Qanun Aceh No. 6 Direvisi

Pemerintah dan DPR diminta mengesahkan RUU PKS agar kasus pemerkosaan yang terjadi di Aceh itu, bisa merujuk penyelesaiannya kepada RUU PKS tersebut

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Eko Sutriyanto
Pemerkosa Anak Divonis Bebas, NasDem Desak Qanun Aceh No. 6 Direvisi
TRIBUNNEWS.COM
Amelia Anggraini 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua bidang Perempuan dan Anak DPP Partai NasDem Amelia Anggraini mengaku geram dengan dilepaskannya dua pemerkosa anak di bawah umur.  

Apalagi, ke dua pemerkosa tersebut adalah ayah kandung dan paman korban.

"Sebagai seorang ibu dan memiliki anak perempuan, saya tidak habis pikir ada manusia yang begitu tega memperkosa anak kandungnya sendiri.

Malah, paman korban juga memperkosanya. Di mana nurani mereka," ujar Amelia Anggraini dalam keterangan tertulis, Senin (21/6/2021).

Sebelumnya, Mahkamah Syariah di Aceh memvonis bebas dua terduga pemerkosa seorang anak perempuan di bawah umur, pada Maret dan Mei 2021 lalu.

Baca juga: Kemen PPPA Kecam Kasus Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Sidoarjo Jatim

Kedua terduga adalah ayah kandung dan paman sang anak.

Kasus pemerkosaan terhadap bocah perempuan berusia 10 tahun di Kabupaten Aceh Besar terjadi pada Agustus 2020. 

Pelaku MA merupakan ayah kandung dan DP adalah paman korban. Mereka diadili secara terpisah. 

Majelis hakim Mahkamah Syariah (MS), menjatuhkan vonis bebas terhadap MA dan memerintahkan terdakwa dikeluarkan dari penjara pada Selasa (30/3). 

  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas