Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Fraksi NasDem Dukung RUU PKS, Sahroni: Sekuat Tenaga Kita Dorong Demi Perempuan Indonesia

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi Partai NasDem Ahmad Sahroni menyampaikan dukungan untuk RUU PKS.

Fraksi NasDem Dukung RUU PKS, Sahroni: Sekuat Tenaga Kita Dorong Demi Perempuan Indonesia
Tangkapan Layar Youtube DPR RI
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi NasDem Ahmad Sahroni minta Kapolri untuk mengevaluasi hingga bongkar jalan permanen pesepeda di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta, Rabu (16/6/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Makin tingginya angka kekerasan seksual di Indonesia belakangan ini membuat banyak pihak makin khawatir.

Belum lagi, belakangan ini kasus kekerasan seksual, mulai dari pelecehan oleh publik figur, hingga pembunuhan oleh suami sendiri makin ramai terdengar.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi Partai NasDem Ahmad Sahroni menyampaikan dukungannya.

Menurut Sahroni, RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) ini memang penting untuk segera disahkan, agar bisa memberikan payung hukum yang lebih komprehensif bagi para penyintas kekerasan seksual.

"Kami di Komisi III DPR RI sangat mendukung agar RUU PKS ini segera disahkan agar bisa memberikan perlindungan hukum secara keseluruhan bagi para penyintas kekerasan seksual. Jadi RUU PKS ini bisa menjadi payung hukum untuk tindakan kekerasan seksual yang belum diatur dalam undang-undang yang sudah ada seperti UU KUHP, UU KDRT, UU Pernikahan, dan lain sebagainya,” kata Sahroni dalam keterangannya, Sabtu (26/6/2021).

Baca juga: Pemerintah Dukung Percepat Pengesahan RUU PKS, Ini Tanggapan Fraksi PAN 

Sahroni menyebut, pengesahan RUU PKS akan sangat membantu para penegak hukum dalam menangani kasus kekerasan seksual yang ada di masyarakat.

“Faktanya di lapangan, aparat kerap kali kesulitan dalam menindak kasus kekerasan seksual karena tidak semua tindakan diatur dalam aturan yang sudah ada. Itulah mengapa, RUU ini menjadi sangat penting, agar aparat juga memiliki payung hukum dalam menindak kasus seperti ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, Sahroni menegaskan bahwa para anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem sudah sangat aktif menyuarakan pentingnya pengesahan RUU PKS ini.

“Kami Fraksi Nasdem di DPR sejak awal sudah bulat suara dalam mendukung penuh RUU PKS ini. Apalagi kita tahu, RUU-nya juga sudah masuk Prolegnas prioritas. Jadi kami mendukung pembahasannya agar segera disahkan,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Panja RUU PKS dari Fraksi Partai NasDem Willy Aditya memiliki pandangan yang sejalan dengan pernyataan Sahroni.

Menurutnya, pengesahan RUU PKS memang sudah sangat urgent, sehingga pembahasan terkait RUU ini terus dilakukan, meski di tengah pandemi.

“Tentunya RUU ini menjadi salah satu prioritas kami, dan pembahasannya tidak terhenti karena pandemi. Nasdem juga menjadi fraksi yang mendukung RUU PKS 100% di parlemen. Hal ini karena kami melihat kondisinya sudah sangat mendesak. Di tahun 2020, kami memiliki desk pengaduan kekerasan seksual di Fraksi Nasdem, dan laporan yang masuk banyak sekali. Jadi kita lihat faktanya di lapangan sudah sangat darurat,” pungkas Willy.

Penulis: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas