Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Penanganan Covid

Vaksin Pfizer dan Sinovac Akan Disuntikkan ke Anak dan Remaja 3 Sampai 17 Tahun

Pemerintah mulai melakukan kajian kemungkinan memberikan vaksin Covid-19 pada anak-anak usia 18 tahun ke bawah.

Vaksin Pfizer dan Sinovac Akan Disuntikkan ke Anak dan Remaja 3 Sampai 17 Tahun
TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Untuk mendorong terciptanya herd immunity (kekebalan kolektif) masyarakat dari resiko penularan Covid-19, TNI dan Polri menggelar vaksinasi massal 'Serbuan Vaksinasi Nasional TNI - Polri' dalam rangka Hari Bhayangkara ke 75. Vaksinasi ini berlangsung di Gor Jatidiri Kota Semarang, Jumat (25/6/21). (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

POGI menilai jugandengan ditemukan varian baru yang masuk di Indonesia, terutama varian Delta (India) yang menyebabkan populasi ibu hamil menjadi lebih rentan dan lebih cepat mengalami perburukan hingga kematian.

Baca juga: Besok Vaksinasi Covid-19 Massal di GBK, Simak Persyaratan dan Cara Daftarnya

CDC (Centers for Diseases Control and Prevention), dalam pernyataannya mengatakan bahwa ibu hamil akan mengalami keadaan yang lebih berat dibandingkan dengan ibu yang tidak hamil sehingga membutuhkan perawatan di RS, ruang intensif atau ventilator dan alat bantu napas lainnya.

"Covid-19 meningkatkan risiko kejadian persalinan prematur dan komplikasi kehamilan lainnya. Mendapatkan vaksinasi dalam kehamilan akan mencegah ibu hamil bergejala berat bila terpapar Covid-19," tulis keterangan yang diterima.

WHO (World Health Organization) menyatakan bahwa ibu hamil dengan usia di atas 35 tahun, IMT yang tinggi dan memiliki komorbid seperti diabetes dan hipertensi, serta kelompok risiko tinggi terpapar covid-19, direkomendasi untuk mendapat vaksinasi Sinovac.

"Hingga saat ini belum ada data ilmiah mengenai efektifitas maupun bahaya pemberian vaksin covid-19 untuk ibu hamil dan menyusui mengingat tergolong dalam kelompok vulnerable population," lanjut keterangan tersebut.

POGI merekomendasikan pemberian vaksinasi yang dipercepat dan diperluas, pada:

a. ibu hamil dengan risiko tinggi, yaitu usia diatas 35 tahun, memiliki BMI diatas 40,

dengan komorbid diabetes dan hipertensi;

b. kelompok ibu hamil risiko tinggi terpapar, terutama tenaga kesehatan;

c. pada ibu hamil dengan risiko rendah setelah mendapatkan penjelasan dari

petugas kesehatan dan bersedia atas pilihannya untuk melaksanakan vaksinasi

Covid-19.

"PP POGI tidak menutup kemungkinan untuk merubah rekomendasi ini mengingat perkembangan yang dinamis serta kemungkinan ditemukannya bukti ilmiah terbaru," tulis keterangan tersebut.(Tribun Network/fik/rin/wly)

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas