Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kapolri Beberkan Capaian Kinerja Polri di Hari Bhayangkara Ke-75

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) merayakan HUT Bhayangkara ke-75 yang jatuh tepat pada hari ini, Kamis (1/7/2021).

Kapolri Beberkan Capaian Kinerja Polri di Hari Bhayangkara Ke-75
TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.I.P., memberikan kejutan kepada Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., di Hari Bhayangkara Ke-75 dengan berkunjung langsung ke Rumah dinas Kapolri, Jakarta Selatan, Kamis (1/7/2021). Dalam kunjungannya, Panglima TNI tetap melaksanakan disiplin protokol kesehatan tersebut dan memberikan kejutan dengan memberikan ucapan selamat dan membawa kue ulang tahun yang bergambar Panglima TNI dan Kapolri. Panglima TNI juga menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-75 kepada Kapolri dan Panglima TNI mendoakan di Hari ulang tahun ini Polri semakin Profesional dengan mengedepankan 'Presisi' prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan yang merupakan program yang diusung oleh Kapolri. TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI 

Dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, anggota Polri yang tersebar di seluruh Indonesia terus berupaya menjadi problem solver bagi setiap permasalahan masyarakat.

Hal ini diwujudkan kata dia, melalui program Polsek sebagai basis resolusi dan realisasi Bhabinkamtibmas sebagai pusat informasi dan problem solver.

"Terdapat 1.063 Polsek (di 343 Polres dan 33 Polda) tidak lagi melakukan penyidikan, melainkan berfokus pada penanganan Harkamtibmas. Kehadiran sosok Polri ditengah-tengah masyarakat diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan masyarakat, tidak perlu menggunakan senjata atau penggunaan kekuatan," ucapnya.

Di tengah pandemi COVID-19, mantan Kapolda Banten ini juga menegaskan Polri tidak melupakan tugas pokoknya menjaga stabilitas keamanan dalam negeri.

Sepanjang tahun 2021, Sigit mengatakan pihaknya berhasil menggagalkan peredaran gelap 9,7 ton narkoba dan menyelamatkan 39,24 juta generasi penerus bangsa dari bahaya narkoba.

"Tidak ada toleransi dan tidak boleh ada ruang bagi bandar narkoba di negara ini, termasuk anggota Polri yang terlibat di dalamnya, saya ingatkan pilihannya hanya satu pecat dan pidanakan," pungkasnya.

Terkait dengan tindak pidana terorisme, Polri telah berhasil menangani terorisme ditunjukkan pada kasus bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulsel pada hari Minggu, 28 Maret 2021 pukul 10.25 WITA.

Pasca kejadian tersebut, Polri secara cepat merespon dengan melakukan penegakan hukum terhadap 108 tersangka di 8 Provinsi Sulsel, Sulteng, DKI Jakarta, Jabar, NTB, Jatim, Jateng, dan DIY.

"Selama periode Januari sampai Mei 2021, jumlah tindak pidana terorisme yang terjadi di Indonesia sebanyak 6 kejadian dengan 217 tersangka, sebanyak 209 tersangka dalam proses penyidikan dan 8 tersangka dilakukan tindakan tegas terukur (6 meninggal dunia dan 2 bom bunuh diri)," ucapnya.

Lebih lanjut, Sigit juga memaparkan penerapan Restorative Justice dikedepankan dalam penyelesaian perkara untuk menciptakan penegakan hukum berkeadilan.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas