Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Polisi akan Datangi Masjid dan Musala, Pastikan Tak Ada Kegiatan Saat PPKM Darurat

Polri akan mengerahkan Bhabinkamtibmas untuk mendatangi marbot dan pengurus masjid untuk mensosialisasikan PPKM Darurat.

Polisi akan Datangi Masjid dan Musala, Pastikan Tak Ada Kegiatan Saat PPKM Darurat
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Jemaah yang akan melaksanakan salat jumat pulang kembali setelah membaca pemberitahuan tidak ada pelaksanaan salat jumat di Masjid Lautze Dua, Jalan Tamblong, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (2/7/2021). Pelaksanaan salat jumat berjamaah dan kegiatan keagamaan di masjid tersebut ditiadakan sementara berdasarkan anjuran pemerintah selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa - Bali, diantaranya untuk aktivitas keagamaan di semua tempat ibadah tutup sementara dari 3 - 20 Juli 2021. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai hari ini 3 hingga 20 Juli 2021. Salah satu aturan yang tercantum yakni kegiatan ibadah tempat ibadah seperti masjid hingga gereja ditutup sementara.

Namun aturan tersebut kadang belum sepenuhnya dapat dipedomani warga hingga tingkat desa. Misalnya kegiatan salat jemaah di surau-surau, musala, dan masjid di pelosok.

Masih banyak masjid-masjid kecil yang tetap berkegiatan saat PPKM Darurat. Baik jemaah maupun pengurusnya juga tidak sepenuhnya memahami aturan yang ada.

Terkait hal itu, Asisten Operasional Kapolri Irjen Pol Imam Sugianto mengatakan, Polri akan mengerahkan Bhabinkamtibmas untuk mendatangi marbot dan pengurus masjid untuk mensosialisasikan PPKM Darurat.

"Jadi dengan cara patroli, rekan-rekan kita yang di bawah itu polisi di bawah dengan TNI yang di bawah tentunya menggandeng stakeholder terkait. Mendatangi surau-surau atau masjid-masjid di tingkat kecamatan di di pinggir itu untuk paling tidak mulai besok memberikan imbauan sekaligus memberikan pemahaman," kata Imam dalam tayangan Zoom Kemenko PMK, Jumat (2/7/2021).

Baca juga: ASN di Sektor Non Esensial WFH 100 Persen Selama PPKM Darurat

Imam menuturkan, larangan salat berjamaah kadang tidak sepenuhnya bisa diterima masyarakat terutama saat situasi pengetatan seperti PPKM Darurat.

Untuk itu polisi akan melakukan pendekatan dan sosialisasi.

"Kalau terjadi kemudian masih berlangsung kita tak serta merta kalau orang sudah salat dibubarkan, ini akan mengundang persoalan baru. Paling tidak kita coba seminggu ke depan kita lakukan edukasi dan woro-woro. Pemberitahuan sekaligus mendatangi marbot masjid terkait kebijakan pemerintah," ujar Imam.

Imam juga berharap Menteri Agama segera membuat surat edaran tentang penutupan sementara tempat ibadah selama PPKM Darurat.

Sehingga petugas di lapangan memiliki pedoman dalam memberikan pemahaman kepada warga.

Halaman
12
Penulis: Gita Irawan
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas