RSDC Wisma Atlet Kemayoran Masih Kekurangan Tenaga Kesehatan
Untuk mengatasi kendala tersebut, kata dia, RSDC Wisma Atlet Kemayoran membagi rasio penanganan pasien.
Penulis: Gita Irawan
Editor: Malvyandie Haryadi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Koordinator Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kolonel Kes dr Mintoro Sumego MS mengatakan saat ini Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran masih kekurangan tenaga kesehatan.
Saat ini RSDC Wisma Atlet Kemayoran hanya memiliki 2.945 tenaga kesehatan.
Sedangkan untuk seluruh personel baik medis maupun non medi yang bertugas di RSDC Wisma Atlet Kemayoran ada 3.275 orang
"Kalau dibilang kurang ini memang sangat kurang," kata Mintoro dalam Talkshow bertajuk "Update RSDC Wisma Atlet: Bangun Kolaborasi Atasi Pandemi" yang disiarkan di kanal Youtube BNPB Indonesia pada Kamis (15/7/2021).
Untuk mengatasi kendala tersebut, kata dia, RSDC Wisma Atlet Kemayoran membagi rasio penanganan pasien.
Baca juga: Setiap Hari Rata-rata 300 sampai 400 Pasien Covid-19 Sembuh di RSDC Wisma Atlet Kemayoran
Untuk pasien gejala ringan, kata dia, ditempatkan di beberapa tower dengan diawasi dokter dan perawat yang jumlah lebih sedikit dibanding yang ditempatkan di ruang ICU.
Sedangkan untuk di ruang ICU, dokter dan perawat, hingga dokter spesialis dioptimalkan.
"Jadi untuk tenaga medis sebetulnya kita masih kurang, tapi kita sudah berkoordinasi dan kita sudah minta ke pimpinan untuk ditambahkan baik kita minta ke Kemenkes maupun ke Panglima TNI," kata dia.
Ia pun bersyukur beberapa waktu lalu Panglima TNI telah mengirimkan tambahan tenaga kesehatan untuk membantu penanganan pasien covid-19 di RSDC Wisma Atlet Kemayoran.
"Alhamdulillah kita kemarin dapat bantuan dari Panglima TNI tenaga kesehatan ada 176 nakes kita ambil langsung dari pendidikan yang hari ini tadi diwisuda," kata Mintoro.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.