Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Wapres Berharap Tak Muncul Klaster Baru di Hari Raya Idul Adha

"Shalat berjamaah Idul Adha itu sunnah, tapi hifdzun nafs, menjaga jiwa itu wajib karena termasuk maqasid syariah," kata Wapres Maruf Amin.

Wapres Berharap Tak Muncul Klaster Baru di Hari Raya Idul Adha
M ANSHAR (AAN)/SERAMBI/M ANSHAR
SHALAT IDUL ADHA 1441 H - Umat Islam melaksanakan Shalat Idul Adha 1441 Hijriah di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (31/7/2020). SERAMBI/M MANSHAR 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan sejumlah ormas Islam di Indonesia sepakat untuk melaksanakan ibadah shalat Idul Adha di rumah masing-masing.

Hal ini lantaran Indonesia masih menghadapi pandemi Covid-19 dan laju penularannya pun semakin meningkat belakangan ini.

Wapres pun berharap soal kesepakatan yang terjadi tersebut.

“Kita ingin supaya Idul Adha ini juga tidak menjadi semacam cluster baru yang akan menambah, memperbanyak daripada penularan. Kalau itu terjadi, rasanya kita pimpinan-pimpinan umat Islam, pimpinan ormas itu menjadi ikut bertanggungjawab kalau kita tidak melakukan upaya-upaya yang lebih keras," kata Ma'ruf.

Wapres mengatakan hal itu dalam pertemuan Wakil Presiden dengan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan pimpinan ormas Islam tentang Pelaksanaan Ibadah Idul Adha dan Kurban 1442 Hijriah dalam Suasana PPKM Darurat Covid-19 melalui konferensi video, Minggu (18/07/2020) malam.

Baca juga: Pemerintah MUI dan Ormas Islam Sepakat Shalat Idul Adha di Rumah Masing-Masing

Wapres menyampaikan, penegasan sikap tersebut berisi kesepakatan bersama yang menyepakati bahwa seluruh prosesi perayaan Idul Adha tidak dilakukan secara berjamaah di masjid maupun lapangan dan berkerumun.

Baca juga: Imbauan Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Jelang Idul Adha

Termasuk pemotongan hewan kurban dapat dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan atau lokasi lain yang aman, dan pembagian daging dilakukan dengan pengantaran ke rumah penerima.

“Intinya semua ormas-ormas Islam sepakat untuk membuat pernyataan bersama, kesepakatan bersama tentang penyelenggaraan salat Idul Adha, intinya sama supaya dilakukan di rumah, takbir di rumah,” urainya.

Wapres pun menegaskan kesepakatan bersama ini diambil sebagai upaya untuk melindungi umat, bukan untuk melarang diselenggarakannya ibadah.

Halaman
12
Penulis: Reza Deni
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas