Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

KPK Jebloskan Mantan Pejabat Wika ke Lapas Klas II A Cibinong

KPK) menjebloskan mantan Manajer Wilayah II/Manajer Divisi Operasi I PT Wika (Persero) I Ketut Suarbawa ke Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Cibinong.

KPK Jebloskan Mantan Pejabat Wika ke Lapas Klas II A Cibinong
net
Ilustrasi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjebloskan mantan Manajer Wilayah II/Manajer Divisi Operasi I PT Wijaya Karya (Wika) (Persero) I Ketut Suarbawa ke Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Cibinong

Ia telah divonis 4 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Pekanbaru lantaran terbukti bersalah melakukan korupsi proyek pembangunan Jembatan Waterfront City (WFC) Bangkinang, Kabupaten Kampar. 

Baca juga: KPK Jebloskan Dua Mantan Pejabat Pemkab Lampung Selatan ke Rutan Bandar Lampung

"Putusan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru Nomor : 09/Pid.Sus-TPK/2021/PN.PBR tanggal 8 Juli 2021 atas nama terpidana I Ketut Suarbawa telah selesai dilaksanakan eksekusinya oleh Jaksa Eksekusi Leo Sukoto Manalu pada Rabu (28/7) dengan cara memasukkannya ke Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Cibinong untuk menjalani pidana penjara selama 4 tahun dikurangi selama berada dalam tahanan," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (30/7/2021). 

"Penjatuhan pidana denda sebagaimana amar putusan dimaksud sebesar Rp100 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayarkan diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan, " imbuh Ali. 

Baca juga: KPK Dalami Keikutsertaan Harbandiyono Sebagai Tim Investasi Tanah Munjul

Selain pidana badan, I Ketut  juga dihukum membayar denda sebesar Rp100 juta.

Jika tidak dibayar, maka dapat diganti dengan pidana kurungan penjara selama 3 bulan.

Vonis hakim ini, lebih ringan 2 tahun dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) KPK sebelumnya.

Di mana JPU menuntut  dengan hukuman penjara selama 6 tahun penjara.

I Ketut Suarbawa terbukti bersalah melanggar pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas