TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Sumbangan Rp 2 Triliun

BREAKING NEWS: Putri Akidi Tio Alami Sesak Napas, Ambulans Terparkir di Depan Rumah Heriyanti

Tak hanya mobil ambulans, Heriyanti yang dikabarkan sedang alami sesak nafas kini sudah ditangani oleh dokter dari Dinkes Pemprov Sumsel.

BREAKING NEWS: Putri Akidi Tio Alami Sesak Napas, Ambulans Terparkir di Depan Rumah Heriyanti
Rahmad/Tribun Sumsel
Satu mobil ambulance Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel datang ke rumah anak bungsu Akidi Tio, Heriyanti untuk memeriksa kesehatannya. 

"Kemudian usahanya gagal, setahu saya dia jadi driver taksi online," kata Fauzi, mengutip Tribun Sumsel.

Fauzi mengaku tak heran dengan kabar kebohongan soal sumbangan Rp 2 triliun tersebut.

"Tak masuk akal, saya bingung. Rudi yang saya tahu sehari-hari memang pernah usaha kemudian bangkrut dan sekarang jadi driver taksi online,” katanya.

Heriyanti dan keluarganya dikenal jarang bergaul di kalangan warga sekitar.

"Dua-duanya tidak pernah ikut kegiatan warga sini. Seperti senam pagi, berinteraksi dengan warga lain pun tidak pernah,” imbuhnya.

Sebut uang Rp 2 T ada di Bank Singapura

Setelah dikabarkan bohong, Rudi Sutadi mengklaim uang tersebut akan dicairkan.

Rudi mengatakan, uang Rp 2 triliun yang dijanjikan berada di Bank Singapura.

"Ada uangnya di Bank Singapura, prosesnya panjang tidak bisa sekaligus, " kata Rudi, Senin (2/8/2021) malam, mengutip Tribun Sumsel.

Rudi meminta masyarakat untuk sabar menunggu proses pencairan tersebut.

"Macam-macam omongan yang masuk ke saya, tapi yang penting realitanya."

"Jadi tunggu saja, orang-orang harus sabar soalnya yang dicairkan ini jumlahnya banyak, jadi tak bisa sekaligus, " katanya.

Heriyanti sempat disebutkan ditetapkan menjadi tersangka.

Baca juga: Harta Kekayaan Kapolda Sumsel Eko Indra Heri, Jadi Sorotan Buntut Donasi Rp2 Triliun dari Akidi Tio

Baca juga: Tegaskan Tak Menangkap Anak Akidi Tio, Polda Sumsel: Heriyanti Kita Undang Untuk Beri Klarifikasi

Baca juga: Keluarganya Dituding Buat Gaduh, Menantu Akidi Tio: Yang Penting Realitanya, Tunggu Saja

Ia diduga membuat kebohongan terkait dana Rp 2 triliun dari Akidi Tio sang ayah.

Hal ini disampaikan oleh Dir Intelkam Polda Sumsel, Kombes Pol Ratno Kuncoro.

Ratno sempat menyebut Heriyanti jadi tersangka dan dikenakan Pasa 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana terkait penyebaran berita bohong.

Namun, pernyataan lain disampaikan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Supriadi.

Supriadi membantah Heriyanti ditetapkan sebagai tersangka.

Heriyanti diundang untuk dimintai keterangan terkait bantuan tersebut.

"Tidak ada prank. Pada hari ini, ibu Heriyanti kita undang ke Polda."

"Perlu digarisbawahi, kita undang bukan kita tangkap, kita undang untuk datang ke Polda untuk memberikan klarifikasi terkait penyerahan dana Rp 2 triliun melalui bilyet giro," kata Supriadi saat memberikan keterangan pers kepada wartawan, di Mapolda Sumsel, Senin (2/8/2021), mengutip Kompas.com.

Uang Rp 2 triliun dijanjikan cair Senin (2/8/2021) lewat bilyet giro.

Namun hingga Senin malam polisi belum melihat bilyet tersebut.

Heriyanti lalu menjanjikan sumbangan Rp 2 triliun cair pada Selasa (3/8/2021).

"Jika pun tidak cair tidak masalah, besok (Selasa) akan diperiksa lagi karena masih dalam tahap pemeriksaan," kata Direktur Reskrimum Polda Sumsel, Kombes Hisar Sialagan, Senin (2/8/2021) malam.

Sebagian berita tayang di Sripo dengan judul: Breaking News: Tiba-tiba Ada Ambulan Meluncur ke Rumah Heriyanti, Apa yang Terjadi? 

Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas