Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Penanganan Covid

Pimpinan Komisi VIII: Gencarkan Vaksinasi di Daerah yang Tingkat Mobilitasnya Tinggi

Ace menilai, pemerintah harus mencari terobosan agar Vaksinasi bisa dilakukan tanpa terkendala akibat akses masyarakat untuk mendapatkan vaksin. 

Pimpinan Komisi VIII: Gencarkan Vaksinasi di Daerah yang Tingkat Mobilitasnya Tinggi
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah telah melakukan evaluasi secara menyeluruh atas kebijakan PPKM yang telah berjalan dan diputuskan diperpanjang hingga 9 Agustus 2021. 

Hal ini didasarkan pada penilaian atas konfirmasi kasus harian, tingkat kasus aktif, tingkat kesembuhan dan persentase Bed Occupancy Rate (BOR) alias tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit. 

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily mengatakan berdasarkan atas penilaian berbagai indikator di atas memang masih belum aman walaupun sudah ada perbaikan. 

Terutama aspek kasus harian positivity rate masih tinggi dan keterisian Rumah sakit masih di atas 60 persem.

Pada tingkat kesembuhan ada kenaikan yang cukup signifikan 80 persen. 

"Hal ini menunjukan perbaikan namun belum sepenuhnya aman," ucap Ace Hasan dalam keterangannya, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: Syarat Ibu Hamil Terima Vaksin Covid-19

Baca juga: Respons Risma Soal Anies Bersurat Bahas Pencairan Bansos DKI Tertunda Karena Data Kemensos

Menurut Ace, masyarakat harus tetap didorong melakukan pengentatan mobilitas, terus disiplin Protokol kesehatan dan upaya testing, tracking dan treatment harus terus digencarkan sehingga dapat mendeteksi persebaran Covid-19.

Terutama di luar Jawa agar ada upaya pencegahan. 

"Kami juga mendorong pemerintah untuk menggencarkan program vaksinasi bagi semua lapisan masyarakat terutama di Daerah yang tingkat mobilitas penduduknya sangat tinggi," kata Ace.

Baca juga: 50 Hari Full di Rumah, Tolak Ajakan Bertemu dan Ngopi, IRT Ini Syok Tetap Terpapar Covid-19

Lebih lanjut, Ace menilai, pemerintah harus mencari terobosan agar Vaksinasi bisa dilakukan tanpa terkendala akibat akses masyarakat untuk mendapatkan vaksin. 

Halaman
123
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas