Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Perkembangan BSU, Kemnaker Masih Lakukan Penyesuaian Administrasi Keuangan dengan Kemenkeu

Terkait bantuan subsidi upah/gaji (BSU), saat ini Kemnaker masih menyelesaikan proses administrasi keuangan dengan kementerian keuangan (Kemenkeu).

Perkembangan BSU, Kemnaker Masih Lakukan Penyesuaian Administrasi Keuangan dengan Kemenkeu
dok. Kemnaker
Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Perkembangan soal bantuan subsidi upah/gaji (BSU), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengungkapkan saat ini masih dilakukan penyesuaian data calon penerima BSU.

Pada Rabu (4/8/2021), Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi mengatakan pihaknya juga masih menyelesaikan proses administrasi keuangan dengan kementerian keuangan (Kemenkeu).

Sementara itu terkait dengan data Kemnaker sedang melakukan pengecekan kelengkapan.

“Betul, saat ini Kemnaker sedang menyelesaikan proses administrasi keuangan dengan Kemenkeu,” ujar Sekjen Anwar saat dihubungi.

Baca juga: 1.400 Nakes Gugur, IDI Kerjasama dengan Kemnaker Tanggulangi Risiko Nakes Terpapar Covid-19

Sekiranya ada 3 perbedaan skema BSU pada tahun 2021.

Pertama, pada aspek kriteria calon penerima BSU, khususnya pada batasan gaji/upah, wilayah, serta sektor pekerjaan yang terdampak.

Pada BSU tahun ini, pekerja/buruh yang berhak mendapatkan bantuan harus mempunyai gaji/upah paling banyak sebesar Rp3,5 juta.

Dengan ketentuan, pekerja/buruh yang bekerja di wilayah dengan UMP atau UMK lebih besar dari Rp3,5 juta, maka persyaratan gaji/upah tersebut menjadi paling banyak sebesar UMP atau UMK dibulatkan ke atas hingga ratus ribuan penuh.

Contohnya Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp4.416.185 dibulatkan menjadi Rp4.500.000.

Begitu juga dengan Upah Minimi Kabupaten Karawang sebesar Rp4.798.312,00 dibulatkan menjadi Rp4.800.000.

Baca juga: Cegah Kecelakaan Kerja, Kemnaker Terjunkan Pengawas untuk Supervisi Penggunaan ISO Tank

Halaman
12
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas