Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Baliho Puan hingga Airlangga Disorot Masyarakat, Golkar: Mengkonsolidasikan Menuju 2024

Baliho bergambar Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto terpampang di beberapa daerah.

Baliho Puan hingga Airlangga Disorot Masyarakat, Golkar: Mengkonsolidasikan Menuju 2024
dok pribadi
Ace Hasan Syadzili 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Baliho bergambar Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto terpampang di beberapa daerah.

Bahkan ada baliho Airlangga yang terpasang bersebelahan dengan baliho Ketua DPR RI Puan Maharani

Namun, baliho-baliho ini menuai kritik dari sejumlah pihak karena dianggap tak sensitif pada masyarakat yang tengah terdampak pandemi. 

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menegaskan bahwa pemasangan baliho itu memang telah diputuskan partainya dalam Rapimnas dan Rakernas pada bulan Maret 2021 lalu. 

Bahkan, instruksi pemasangan baliho Airlangga dituangkan dalam Surat Perintah Partai Golkar Nomor: Sprin- 23 /DPP/GOLKAR/VII/2021 yang diterbitkan pada 3 Juli 2021.

"Sebetulnya sosialisasi Ketua Umum Partai Golkar kepada masyarakat ini merupakan hasil dari Rapimnas dan Rakernas Partai Golkar bulan Maret 2021 yang lalu," ujar Ace, ketika dihubungi Tribunnews.com, Kamis (5/8/2021). 

Baca juga: Pengamat Nilai Baliho Airlangga Hartarto Lebih Diterima Masyarakat

"Dalam Rapimnas dan Rakernas itu disebutkan bahwa setiap jajaran struktural Partai di berbagai tingkatan dan Anggota Fraksi Partai Golkar di berbagai tingkatan berkewajiban untuk mensosialisasikan Ketua Umum Partai Golkar kepada masyarakat," imbuhnya. 

Saat disinggung mengenai sorotan masyarakat, Ace mengatakan partai berlambang pohon beringin itu mau tak mau tetap harus bekerja sebagai partai politik. Terutama dalam menyongsong Pemilu 2024 mendatang. 

"Pemilu 2024 ini akan diselenggarakan secara serentak yaitu Pileg dan Pilpres seperti dalam Pemilu 2019 yang lalu. Sebagai partai politik, Partai Golkar harus terus bekerja mengkonsolidasikan menuju 2024 nanti," kata dia. 

Tak hanya itu, Ace mengungkap Partai Golkar harus turut menjalankan tugas kepartaian disamping bekerja menjalankan peran kenegaraan. 

Halaman
12
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas