Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Calon Hakim Agung

Calon Hakim Agung Hery Supriyono Dicecar Atas Vonis Bebasnya Terdakwa Korupsi di RSUD Samarinda

Ia meminta Hery menjelaskan argumentasi hukum Hery sehingga bisa memvonis bebas terdakwa kasus korupsi tersebut.

Calon Hakim Agung Hery Supriyono Dicecar Atas Vonis Bebasnya Terdakwa Korupsi di RSUD Samarinda
Tangkapan Layar: Kanal Youtube Komisi Yudisial
Calon Hakim Agung Kamar Pidana yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Gorontalo Hery Supriyono dalam Wawancara Terbuka Calon Hakim Agung Tahun 2021 Hari Ke-3 yang disiarkan di kanal Youtube Komisi Yudisial pada Kamis (5/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon Hakim Agung Kamar Pidana yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Mataram Hery Supriyono dicecar terkait vonis bebas yang dijatuhkannya terhadap terdakwa kasus korupsi di RSUD Samarinda.

Awalnya Ketua Komisi Yudisial Mukti Fajar Nur Dewata yang menjadi pemimpin sidang Wawancara Terbuka Calon Hakim Agung 2021 mengatakan berdasarkan dokumen, Hery pernah menjadi ketua majelis hakim di Samarinda yang memutus vonis bebas Dirut RSUD Samarinda karena tidak terbukti korupsi.

Mukti kemudian meminta Hery menceritakan secara ringkas terkait hal tersebut.

Hery kemudian membenarkan apa yang disampaikan Mukti.

Baca juga: Saat Calon Hakim Agung Ditanya soal Kasus Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio

Saat itu, kata Hery, ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Samarinda.

Waktu itu, kata dia, perkara tersebut mengenai pengadaan CT scan untuk rumah sakit tersebut.

Mukti kemudian memotong dengan meminta Hery menjelaskan lebih ringkas lagi mengenai hal tersebut.

Ia meminta Hery menjelaskan argumentasi hukum Hery sehingga bisa memvonis bebas terdakwa kasus korupsi tersebut.

Baca juga: Calon Hakim Agung Hermansyah Bicara Pedoman Pemidanaan dalam KUHP Baru

Hery menjelaskan ketika itu ia mengkualifikasikan sang direktur rumah sakit sebagai whistle blower.

Halaman
12
Penulis: Gita Irawan
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas