Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Bursa Capres

Marak Baliho Elite Politik, Pengamat: Itu Cara Mencari Popularitas Sesaat

Jerry juga membandingkan bagaimana di Amerima Serikat, tak ada baliho-baliho jika memang belum momennya.

Marak Baliho Elite Politik, Pengamat: Itu Cara Mencari Popularitas Sesaat
KOMPAS.COM/ARIA RUSTA YULI PRADANA
Baliho bergambar Puan Maharani di Jalan Pemuda, Blora, Selasa (3/8/2021). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Pengamat Polisik yang juga  Direktur Eksekutif Political and Policy Public Studies (P3S) Jerry Massie menilai munculnya wajah-wajah para elite politik lewat baliho-baliho di sejumlah wilayah menunjukkan bagaimana cara mereka mencari kesempatan dalam kesempitan.

Diketahui ada sejumlah nama elite politik yang disebut-sebut Capres 2024 yang nampang di baliho-baliho.

Mereka diantaranya Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketum Partai Golkar Airlangga Hartato, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, dan Ketum Partai Demorkat Agus Harimurti Yudhoyono.

"Memang saya pikir ini kesempatan untuk mendompleng nama mereka. Ini bagian mencari popularitas sesaat bahkan mengejar dukungan publik yang sebut Imaging political atau pencitraan politik belaka," kata Jerry saat dihubungi, Kamis (5/8/2021).

Baca juga: Soal Polemik Baliho Capres, Pengamat: Jangan Sampai Jadi Cibiran Masyarakat

Dia meyakini apa yang terpasang di baliho-baliho itu kemungkinan gambaran pada 2024 nanti, meskipun dia tak menyebut secara spesifik soal Pilpres.

"Bagi saya ini bagian 2024 dari politisi kita. Beda ucapan tulus dan bulus. Jadi buat saya publik juga jangan dikibuli dengan trik seperti ini," ujarnya.

Jerry juga membandingkan bagaimana di Amerima Serikat, tak ada baliho-baliho jika memang belum momennya.

"Mereka sudah dewasa dalam berpolitik. Di sana hanya ada iklan visi dan misi seorang yang akan bertarung di kongres dan senat, dan itu bagian advertisement atau iklan yang berbayar," katanya

"Tak ada poster senator Partai Demokrat Maine Bernie Sanders, Krysten Sinema (Arizona), Joe Manchin (West Virginia) atau senator Republik Texas Ted Cruz, Rick Scott, Marco Rubio (Florida) sampai Josh Hawley dari Missouri. Paling hanya lewat berita di media-media mainstream AS," katanya

Lebih dari itu, dia menilai seharusnya dalam kondisi yang masih pandemi Covid-19, para elite politik mencoba ke langkah yang lebih nyata ketimbang muncul di balihoo-baliho jalan.

"Tapi dalam kondisi seperti ini coba kita fokus ke pandemi barangkali bantuan yang kecil masker, hand sanitizer sampai vitamin kepada mereka yang membutukan. Apalagi ada sembako. Sekarang bukti tindakan nyata atau kepedulian seperti apa?" pungkasnya.

Penulis: Reza Deni
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas