Tribun

Bantuan Kemanusiaan

800 Ribu Warga Sumsel Terdampak PPKM, Perusahaan Swasta Salurkan Beras Senilai Rp500 Juta

PPKM di Sumatera Selatan sedikit banyak memberi dampak kepada masyarakat, terutama bagi buruh, sopir, pekerja mal, hingga pedagang kaki lama.

BizzInsight
800 Ribu Warga Sumsel Terdampak PPKM, Perusahaan Swasta Salurkan Beras Senilai Rp500 Juta
Shutterstock
Ilustrasi memberikan bantuan berupa beras kepada masyarakat. 

TRIBUNNEWS.COM - Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Sumatera Selatan (Sumsel) sedikit banyak memberi dampak kepada masyarakat. Terutama bagi para pekerja seperti buruh harian, sopir, pekerja mal, hingga pedagang kaki lima.

Terlebih, melansir artikel Kompas Minggu (25/7/2021), sekitar 800 ribu masyarakat Sumsel diperkirakan terdampak ekonomi karena PPKM.

Untuk itu, demi membantu masyarakat Sumsel bertahan menghadapi masa sulit, pihak swasta pun turun tangan membantu Pemprov Sumsel untuk menyalurkan bantuan sosial.

Salah satunya yaitu PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk yang kembali memberikan sumbangan beras senilai Rp500 juta untuk masyarakat Sumsel yang terdampak PPKM.

Dalam penyaluran bantuan kali ini, Sido Muncul bekerja sama dengan Polda Sumsel. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis melalui siaran virtual dari Kantor Sido Muncul di Jakarta dan Kantor Polda Sumatera Selatan pada Jumat (6/8/2021).

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat mengungkapkan, pihaknya telah merencanakan bantuan ini sejak dua minggu lalu dan bersyukur dapat menyalurkannya kepada masyarakat Sumsel.

Terlebih, beberapa hari sebelumnya, sumbangan untuk masyarakat Sumsel melalui Polda Sumsel dari Akidi Tio gagal karena masalah teknis pencairan uang.

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat saat menyerahkan bantuan beras senilai Rp 500 juta melalui Polda Sumatera Selatan, dilakukan secara simbolis melalui siaran virtual dari Kantor Sido Muncul di Jakarta dan Kantor Polda Sumatera Selatan, Jumat (6/8/2021).
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat saat menyerahkan bantuan beras senilai Rp 500 juta melalui Polda Sumatera Selatan, dilakukan secara simbolis melalui siaran virtual dari Kantor Sido Muncul di Jakarta dan Kantor Polda Sumatera Selatan, Jumat (6/8/2021). (Sido Muncul)

"Kita harus bersatu untuk melewati masa sulit ini. Ini saya pilih Sumsel karena saya rasa masyarakat di Sumsel ini pasti kecewa dengan sumbangan yang tidak jadi itu. Jadi saya salurkan kesana lebih dulu," tutur Irwan saat acara penyerahan sumbangan di Kantor Sido Muncul, Jakarta, Jumat (6/8/2021).

Irwan menjelaskan, sejak dimulainya PPKM Sido Muncul telah menganggarkan sebesar Rp2 miliar untuk membantu masyarakat yang terdampak PPKM dan menambahkan anggaran menjadi total Rp4,5 miliar.

Sebelumnya, Sido Muncul juga sempat berpartisipasi dalam donasi 35 ribu ton beras bersama perusahaan lain yang tergabung dalam Pengusaha Peduli NKRI, Sabtu (24/7/2021) lalu.

Pada sumbangan kali ini, menurut Irwan, pihak kepolisian cukup aktif mengajak masyarakat untuk vaksin, Maka itu, ia memutuskan meminta bantuan Polda untuk turut menyalurkan dana bantuan yang tersisa. Dengan jumlah jajaran Polri yang cukup banyak, ia yakin pasti tidak akan ada kendala.

"Yang pertama lewat Polda Sumatera Selatan dan nanti tentunya kami akan ke Polda lain, yaitu Polda Jawa Tengah. Kami akan salurkan terlebih dahulu ke wilayah yang padat penduduknya. Nantinya kami akan memilih beberapa Polda lagi untuk disalurkan bantuan," ungkap Irwan.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Eko Indra Heri pun menyambut baik sumbangan yang dilakukan Sido Muncul.

"Saya menyambut luar biasa, terima kasih, penghargaan dan bersyukur saya berdoa agar pak Irwan dan Sido Muncul akan terus menjadi kebanggaan kita dan Indonesia," ungkap Irjen Eko.

Irjen Eko menambahkan, sumbangan yang diberikan merupakan amanah bagi pihaknya; amanah untuk menyalurkan beras bagi masyarakat Sumsel.

"Ada pepatah yang selalu saya ingat dari pak Irwan yang selalu saya sampaikan kepada temen-temen. Pepatahnya seperti ini, orang yang berbuat baik walaupun rejekinya belum tiba, tapi bencana pasti sudah menjauhi. Sebaliknya, orang yang berbuat jahat, walaupun bencana belum tiba, tetapi rejeki pasti menjauhi. Saya menyambut luar biasa, terima kasih, penghargaan dan bersyukur saya berdoa agar pak Irwan dan Sido Muncul akan terus menjadi kebanggaan kita dan Indonesia," ungkap Irjen Eko.

Penyaluran bantuan beras secara simbolis senilai Rp 500 juta
Penyaluran bantuan beras secara simbolis senilai Rp 500 juta. (Sido Muncul)

Besar harapan Irwan bahwa sumbangan yang diberikan oleh Sido Muncul ini dapat meringankan beban masyarakat Sumsel yang terdampak PPKM saat ini.

“Semoga sumbangan ini bisa membantu masyarakat Sumsel yang terdampak ekonominya karena pandemi. Kami juga berterima kasih kepada bapak Kapolda dan seluruh jajarannya yang bersedia menyalurkan bantuan kami. Marilah kita satukan hati, melaksanakan prokes, menaati aturan pemerintah dan berdoa, memohon belas kasih Tuhan, agar pandemi ini segera berlalu,” tutup Irwan.

Penulis: Nurfina Fitri Melina/Editor: Bardjan

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas