Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Menjawab Somasi Moeldoko, ICW Diminta Tak Bersikap Arogan

Namun ICW dinilai arogan lantaran meski mengakui ada miss informasi, tapi enggan minta maaf atas kekeliruan itu.

Menjawab Somasi Moeldoko, ICW Diminta Tak Bersikap Arogan
istimewa
Direktur Eksekutif Indeks 98 Wahab Talaohu 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) memastikan telah menjawab somasi yang dilayangkan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko.

Dalam surat balasannya, ICW meluruskan kekeliruan informasi soal ekspor beras antara Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dengan PT Noorpay Nusantara Perkasa.

Namun ICW dinilai arogan lantaran meski mengakui ada miss informasi, tapi enggan minta maaf atas kekeliruan itu.

"Surat jawaban tersebut menunjukan watak ICW yang sangat arogan dan anti demokrasi. Karena ICW sudah mengaku ada miss informasi tapi tidak mau minta maaf," kata Direktur Eksekutif Indeks 98 Wahab Talaohu saat dikonfirmasi, Selasa (10/8/2021).

Padahal kata Wahab, miss informasi itu berdampak pada pihak - pihak terkait, seperti Moeldoko secara personal, dan HKTI sebagai organisasi petani. 

Sehingga menurutnya ICW tak boleh menganggap remeh persoalan kekeliruan informasi dalam laporan penelitian mereka.

"Miss informasi itu bukan masalah sepele. Itu kesalahan sangat fatal dan sangat berbahaya. Jadi ICW jangan anggap enteng. Ini persoalan subtansial yang punya konsekuensi serius," jelas dia.

Adapun selain meluruskan miss informasi, dalam surat balasannya, ICW memandang upaya hukum Moeldoko berlebihan dan menyebut sebagai upaya membungkam demokrasi.

Baca juga: Tim Kuasa Hukum ICW Pastikan Sudah Balas Somasi dari Moeldoko

Namun menurut aktivis 98 ini, langkah Moeldoko adalah bagian hak warga negara untuk mendapat perlindungan hukum. 

Lebih lanjut, ia berharap ICW dapat berbesar hati mengakui kekeliruannya dan menyampaikan permintaan maaf kepada Moeldoko.

Halaman
12
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas