Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Di Indonesia Aja

6 Lomba 17 Agustus Ini Ajarkan Nilai Perjuangan, yang Mana Favoritmu?

Beragam lomba 17 Agustus ternyata tak hanya menghibur dan memeriahkan Hari Kemerdekaan, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai positif sejak kanak-kanak.

BizzInsight
6 Lomba 17 Agustus Ini Ajarkan Nilai Perjuangan, yang Mana Favoritmu?
Shutterstock
Lomba balap karung (Foto diambil sebelum masa pandemi Covid-19). 

TRIBUNNEWS.COM – Untuk mewarisi perjuangan pahlawan, masyarakat biasanya menggelar tradisi perayaan 17 Agustus, salah satunya melalui perlombaan.

Sayangnya, keadaan pandemi memaksa seluruh tradisi 17 Agustus ditiadakan. Tetapi, kamu masih bisa menjaga semangat kemerdekaan dengan bernostalgia mengingat perlombaan yang pernah diikuti di masa lalu.

Selain itu, kamu juga bisa rayakan HUT RI ke-76 #DiRumahAja dengan menggelar perlombaan bersama keluarga di rumah, lho!

Beragam lomba 17 Agustus ternyata tak hanya menghibur dan memeriahkan Hari Kemerdekaan, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai positif sejak kanak-kanak.

Berikut 6 lomba 17 Agustus #DiIndonesiaAja yang mengajarkan nilai baik dan bermakna mendalam. Kira-kira, lomba favoritmu yang mana?

diindonesiaja

1) Lomba balap bakiak

Balap bakiak dilakukan dengan sekelompok peserta menaiki bakiak bersama-sama sambil berjalan beradu cepat. Kunci kemenangannya adalah bekerja sama dalam menyamakan langkah kaki supaya menuju garis akhir lebih dulu.

Nilai positif pada lomba ini adalah, tujuan bersama tak mungkin tercapai tanpa kekompakan. Seperti halnya yang telah dilakukan oleh para pejuang yang bekerja sama untuk merebut kemerdekaan.

Kamu juga bisa menggelar lomba balap bakiak bersama keluarga di halaman rumah. Menemukan bakiak yang biasa dipakai untuk lomba juga mudah, semua sudah tersedia di berbagai UMKM lokal dan dapat dibeli di marketplace.

2) Lomba balap karung

Lomba balap karung cukup sederhana. Sambil mengenakan karung, peserta beradu cepat dengan melompat-lompat untuk mencapai garis finis.

Di balik kesederhanaannya, balap karung ternyata menyimpan makna filosofis. Penggunaan karung sebagai media lomba adalah salah satu refleksi perjuangan di era penjajahan.

Kala itu, banyak orang sulit untuk mengenakan pakaian layak dan hanya diperbolehkan menggunakan karung goni. Namun, dalam kondisi mengenaskan saat itu, rakyat Indonesia tetap bertahan dan melawan tirani penjajah.

Untuk mengingat masa kanak-kanak tersebut, kamu bisa mengadakan lomba balap karung bersama keluarga. Pernak-pernik seperti karung goni dan yang lainnya bisa dibeli di UMKM local secara online ya.

3) Lomba balap kelereng

Lomba balap kelereng (Foto diambil sebelum masa pandemi Covid-19).
Lomba balap kelereng (Foto diambil sebelum masa pandemi Covid-19). (Shutterstock)

Berbekal sendok dan sebutir kelereng, peserta lomba harus menggigit sendok dengan kelereng di atasnya sambil berlomba menuju garis akhir.

Lomba balap kelereng mengajarkan kita untuk melaju cepat dengan tetap berhati-hati sambil mengutamakan keakuratan. Terkadang keputusan harus diambil secara cepat dan matang dengan segala risikonya. Begitu pun dengan para pahlawan yang menyusun strategi matang dan penuh kehati-hatian dalam melawan penjajah.

Yuk, bawa perlombaan ini ke rumahmu! Kamu bisa membeli kelereng yang asli dibuat dari pabrik Indonesia dan dijual oleh para UMKM lokal yang bisa dibeli secara online.

4) Lomba makan kerupuk

Siapa yang tak kenal lomba makan kerupuk? Sebuah kerupuk diikat pada tali yang dikaitkan di atas kepala peserta. Peserta harus menghabiskan kerupuk tanpa diperbolehkan menyentuhnya.

Lomba makan kerupuk memiliki makna yang mendalam. Kala itu di era sebelum kemerdekaan, Indonesia mengalami kemiskinan sehingga nasi dan kerupuk merupakan makanan sehari-hari. Konon, kerupuk juga jadi salah satu makanan favorit para pejuang kemerdekaan.

Menggelar lomba makan kerupuk di rumah? Mengapa tidak! Saat ini sudah banyak para UMKM lokal yang menjual kerupuk dengan berbagai bentuk, bahan, dan rasa. Kamu bisa membelinya dari toko kelontong sekitar atau di marketplace.

5) Lomba menghias sepeda

Lomba menghias sepeda.
Lomba menghias sepeda. (Shutterstock)

Pada lomba ini, peserta mengerahkan kreativitasnya dalam menghias sepeda seindah mungkin dengan pernak-pernik khas Hari Kemerdekaan.

Selanjutnya, para peserta akan berkonvoi keliling bersama-sama sambil menaiki sepeda yang sudah dihias.

Lomba menghias sepeda dapat mengasah daya cipta sejak kecil. Kamu juga dapat mengajarkan nilai kreativitas kepada anak, adik, maupun keponakanmu dengan menghias sepeda di rumah 17 Agustus nanti.

Untuk mendapatkan perlengkapan menghias sepeda, kamu dapat memborong pernak-pernik dengan #BeliKreatifLokal dari jenama lokal seperti Noeny Craft dan Flowerismos.

6) Karnaval pakaian adat

Setiap suku bangsa di Indonesia memiliki pakaian adat yang mewakilkan kebudayaannya masing-masing. Keberagaman pakaian adat tersebut kerap dirayakan dalam bentuk pawai atau karnaval pada setiap HUT RI.

Pakaian adat yang amat beragam dari Sabang sampai Merauke jadi bukti bahwa Indonesia mampu mempertahankan persatuan dan kesatuan dengan keberagaman.

Yuk, kenalkan keberagaman kepada keluarga dengan mengadakan karnaval pakaian adat atau peragaan busana khas Indonesia! Dapatkan busana dan aksesori khas Indonesia dari berbagai jenama lokal seperti Klambi Abite, Sepintal Benang Rembulan, Gue Girang, Batik Shio, dan Bening by Helena.

Ah, betapa menyenangkannya perlombaan 17 Agustus yang sering kamu ikuti sejak kecil dulu! Untungnya, tahun ini kamu bisa menggelar lomba #DiRumahAja untuk memeriahkan HUT RI ke-76 bersama keluarga, juga melalui kegiatan seru lainnya!

Tak hanya mengajarkan nilai yang baik untuk anak-anak, kamu juga dapat mendukung gerakan #BeliKreatifLokal dengan membeli perlengkapan dan pernak-pernik lomba dari UMKM secara online, baik melalui media sosial atau platform e-commerce.

Ingin memeriahkan 17 Agustus bareng keluarga dengan lebih fun? Yuk, ikutan kompetisi 17 Agustusan #MelodiKemerdekaan di Instagram.

Dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Pesona Indonesia ini, kamu dapat mengunggah video kreasi menyanyikan salah satu lagu daerah #DiIndonesiaAja yang sudah ditentukan di laman resminya.

Buatlah video sekreatif mungkin berdurasi 1 menit; boleh sambil menari, bermain musik, atau menggunakan kostum, dan aksesoris meriah agar peluang menang semakin besar.

Kemudian, unggah video kreasimu di Instagram Feed, follow, dan mention akun Instagram @pesonaid_travel, sertakan hashtag #MelodiKemerdekaan pada caption. Jangan lupa mention 3 orang temanmu untuk ikutan ya!

Kompetisi masih berlangsung hingga 20 Agustus 2021. Yuk, ikutan! Dapatkan uang tunai total jutaan rupiah, dan yang paling istimewa ucapan spesial hari kemerdekaan dari Presiden Joko Widodo lho!

Selain itu, para pemenang juga akan mendapatkan merchandise eksklusif Wonderful Indonesia dan gift box dari Rumah Digital Indonesia. Tak hanya itu, video-video kreasi terbaik akan ditayangkan di semua media sosial Pesona Indoensia dan plaftform rumahdigitalindonesia.go.id.

Jangan lupa follow akun Instagram @pesonaid_travel untuk mengetahui update kompetisi #MelodiKemerdekaan serta informasi lainnya mengenai ekonomi kreatif serta pariwisata #DiIndonesiaAja.

Tunjukan semangat lomba 17 Agustus dalam melawan pandemi

Oh ya, kamu juga bisa menerapkan semangat kemerdekaan lomba 17 Agustus sebagai motivasi untuk bangkit di masa pandemi.

Para generasi muda, misalnya, dapat berkolaborasi untuk meningkatkan kemampuan diri dan menciptakan peluang kerja bagi orang lain.

Seperti yang disampaikan oleh Menparekraf Sandiaga Uno tentang pentingnya generasi muda berkolaborasi untuk menciptakan peluang di masa sulit. Menurutnya, pandemi adalah wake up call untuk bertahan dan berinovasi.

“Covid-19 juga memaksa kita untuk upskilling dan reskilling. Memang betul pandemi itu berat, tapi kita tidak boleh patah semangat dan harus bangkit. Caranya adalah kita harus lihat sekitar kita terutama dari sumber daya manusia dan peluang yang hadir di sekitar kita. Di balik kesulitan itu justru kita dituntut untuk memiliki survival skill,” kata Sandiaga dikutip dari Siaran Pers: Menparekraf Ajak Generasi Muda Berkolaborasi Ciptakan Peluang dan Jadi Pemenang, Rabu (4/8/2021).

Kemenparekraf sendiri sudah siap mewadahi inovasi terbaik para generasi muda lewat program pendampingan dan peningkatan kapasitas.

“Banyak program di Kemenparekraf dapat dimanfaatkan yang tetap dalam tiga pilar utama yaitu inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Kita ingin kolaborasi dengan teman-teman muda ini sehingga pemerintah benar-benar hadir dan memberikan fasilitas,” kata Sandiaga.

Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh.

Saatnya mengobarkan semangat kemerdekaan dalam berperang melawan pandemi! Caranya dengan selalu menjaga protokol kesehatan 6M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, dan mengurangi kegiatan makan bersama. Serta lakukan juga vaksinasi demi mencapai herd immunity. Jika kedua hal ini diterapkan, kita pasti bisa menjadi #IndonesiaTangguhIndonesiaTumbuh.

Selamat HUT RI ke-76. Semoga Indonesia dapat segera merdeka dari pandemi Covid-19!

Penulis: Muh. Fitrah Habibullah/Editor: Bardjan

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas