Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Kapolri: Ada Peningkatan Positif Covid-19 Setelah Dilakukan Pelonggaran PPKM

pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat angka positif Covid-19 di sejumlah daerah meningkat.

Kapolri: Ada Peningkatan Positif Covid-19 Setelah Dilakukan Pelonggaran PPKM
TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., memimpin rapat terkait penanganan Covid-19 di wilayah Kalimantan Selatan serta meninjau kesiapan petugas dalam penyiapan dan pengoperasian Aplikasi ?Silacak?, bertempat di Auditorium Idham Chalid, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (05/08/2021). Tiba di Gedung Auditorium Idham Chalid, Banjarbaru, Panglima TNI dan Kapolri langsung menerima laporan terkait penangan pandemi Covid-19 di wilayah Kalimantan Selatan, yang disampaikan oleh Pj. Gubernur Kalimantan Selatan Dr. Safrizal, ZA., M.Si bahwa saat ini Kalsel masih memberlakukan PPKM Level 4, karena kasus Covid-19 masih tinggi. TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat angka positif Covid-19 di sejumlah daerah meningkat.

Demikian disampaikan Jenderal Listyo saat bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memimpin rapat pengarahan penanganan dan pengendalian Covid-19 bersama Forkopimda Klaten, Jawa Tengah (Jateng) pada Sabtu (21/8/2021) kemarin.

Sigit menyatakan pemerintah setiap minggu melakukan evaluasi kebijakan PPKM untuk menilai wilayah-wilayah mana yang harus dipertahankan level PPKM-nya.

“Pelonggaran ini mengandung konsekuensi akan adanya peningkatan jumlah yang terkonfirmasi Covid-19. Karena itu langkah yang harus dilakukan adalah penegakan protokol kesehatan,” kata Sigit.

Baca juga: Perpanjangan PPKM Harus Diikuti Evaluasi oleh Pemerintah 

Untuk mencegah penularan Corona, mantan Kapolda Banten ini meminta masyarakat untuk dapat menerapkan protokol kesehatan secara ketat. 

Baca juga: PPKM Diperpanjang Hingga 23 Agustus 2021, Ini Ketentuan Kegiatan di Rumah Ibadah

“Lewat pelonggaran ini, Pemerintah berharap masyarakat yang kemarin terkena dan terdampak ekonominya akibat pengetatan, ekonominya bisa berjalan kembali. Tapi di sisi lain, tolong masalah protokol kesehatan benar-benar harus dijaga,” ucap Sigit. 

Baca juga: UPDATE Kasus Corona Indonesia 21 Agustus 2021: Tambah 16.744 Positif, 23.011 Sembuh, 1.361 Meninggal

Sigit kemudian menjelaskan terkait penanganan pandemi Covid-19 di daerah Klaten. Dia bilang, pihaknya telah memerintahkan jajarannya agar bekerja keras untuk memerangi Covid-19.

“Khusus untuk Klaten, saya sudah menyampaikan kepada seluruh anggota Polri di lingkungan Polda Jawa Tengah untuk dapat mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan dan melakukan edukasi serta penegakan aturan protokol kesehatan secara ketat."

"Kami meminta agar masyarakat memakai masker, mengikuti aturan pembatasan dan sebagainya, hal ini penting untuk menekan laju pertumbuhan Covid agar bisa dikendalikan,” tutur Sigit.

Selain penegakan protokol kesehatan, Listyo menyampaikan kegiatan tracing dan testing juga menjadi penting dalam penanggulangan kasus Covid-19. Ia meminta masyarakat yang pernah kontak dengan positif Covid-19 untuk melaporkan diri ke puskesmas.

“Tracing dan testing untuk melacak mereka yang terpapar penting dalam penanggulangan Covid-19. Namun, perlu kesadaran masyarakat untuk melaporkan diri jika mereka pernah kontak langsung dengan penderita Covid.  Ini menjadi penting untuk pelacakan,” kata mantan Kabareskrim ini. 

Pasalnya, lanjut Sigit, kesadaran masyarakat untuk menginformasikan ke puskesmas akan meringankan beban satgas Covid-19 di daerah.

“Sehingga kegiatan tracing gabungan yang dilakukan anggota-anggota Satgas betul-betul maksimal. Kemudian hasil tracing dan testing ini, bisa dilanjutkan apakah harus dilaksanakan  perawatan secara isoman atau  isoter atau bahkan perlu dirawat di rumah sakit. Kesadaran masyarakat ini menjadi penting, kita harapkan bisa semakin pengendalian laju Covid,” tegasnya.

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas