Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi: Kita Wajib Bersyukur Perekonomian Makin Membaik

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa saat ini kita wajib bersyukur karena perekonomian semakin membaik

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Jokowi: Kita Wajib Bersyukur Perekonomian Makin Membaik
Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan perpanjangan PPKM Level 4,3 dan 2 hingga 30 Agustus 2021 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa saat ini kita wajib bersyukur karena perekonomian semakin membaik di tengah situasi yang penuh ketidakpastian.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2021 di Istana Negara, Rabu, (25/8/2021).

Baca juga: Cek eform.bri.co.id atau banpresbpum.id: BLT UMKM Rp 1,2 Juta Bisa Dicairkan Melalui BRI Tanpa Antri

"Kita wajib bersyukur, bersyukur, meskipun kita masih menghadapi ketidakpastian, perekonomian negara kita semakin membaik, tetapi tetap kita harus menjaga kewaspadaan," katanya.

Presiden mengatakan, ekonomi Indonesia di kuartal II, 2021 tumbuh 7,07 persen (yoy) dengan tingkat inflasi yang terkendali di 1,52 persen (yoy). Angka inflasi tersebut jauh di bawah target inflasi 2021 yaitu 3 persen.

Baca juga: Makin Kekar, Ini Dia Tampang Toyota Hilux GR Sport

"Tetapi kita juga tahu bahwa inflasi yang rendah juga bisa, bukan hal yang menggembirakan. karena bisa saja ini mengindikasikan turunnya daya beli masyarakat akibat pembatasan aktivitas dan mobilitas," katanya.

Pada kuartal III tahun ini, Jokowi meminta jajarannya untuk waspada dan hati-hati, terutama dalam mengatur keseimbangan antara kesehatan dan perekonomian dalam penanganan Pandemi Covid-19. Penyebaran Pandemi harus bisa dikendalikan, namun daya beli masyarakat harus tetap dijaga.

Rekomendasi Untuk Anda

"Daya beli masyarakat harus ditingkatkan yang akan mendorong sisi demand, sisi permintaan, serta bisa menggerakkan mesin pertumbuhan ekonomi," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas