Tribun

KPK: Yusmada Suap Wali Kota Rp 200 Juta agar Bisa Jadi Sekda Tanjungbalai

KPK membeberkan kasus dugaan suap lelang jabatan di Pemerintahan Kota (Pemkot) Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Malvyandie Haryadi
KPK: Yusmada Suap Wali Kota Rp 200 Juta agar Bisa Jadi Sekda Tanjungbalai
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungbalai Yusmada mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (27/8/2021). KPK menahan Yusmada terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait lelang mutasi jabatan di Pemerintah Kota Tanjungbalai tahun 2019 bersama Wali Kota Tanjungbalai nonaktif M Syahrial. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan kasus dugaan suap lelang jabatan di Pemerintahan Kota (Pemkot) Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Ditengarai Wali Kota nonaktif Tanjungbalai M Syahrial (MSA) menerima suap sebesar Rp 200 juta agar mendudukkan satu kandidat menjadi Sekretaris Daerah (sekda).

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto mengatakan, awalnya pada Juni 2019, Syahrial menerbitkan surat perintah terkait seleksi terbuka jabatan tinggi Pimpinan Pratama Sekretaris Daerah Kota Tanjungbalai.

Dalam surat perintah tersebut, Yusmada (YM) yang saat itu menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Tanjungbalai masuk sebagai seorang pelamar seleksi.

"Selanjutnya setelah YM mengikuti beberapa tahapan seleksi, pada Juli 2019 bertempat di kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Tanjungbalai, YM bertemu dengan Sajali Lubis, teman sekaligus orang kepercayaan dari MSA," ujar Karyoto dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (27/8/2021).

Dalam pertemuan tersebut, Yusmada diduga menyampaikan kepada Sajali Lubis untuk memberikan uang sejumlah Rp 200 juta kepada Syahrial.

Baca juga: KPK Tetapkan Wali Kota Nonaktif dan Sekda Tanjungbalai Sebagai Tersangka Suap Lelang Jabatan

Hal itu pun langsung ditindaklanjuti Sajali Lubis dengan menelepon Syahrial.

Wali kota Tanjungbalai itu pun menyetujuinya.

"Pada September 2019, YM dinyatakan lulus dan terpilih sebagai Sekretaris Daerah Kota Tanjungbalai berdasarkan Surat Keputusan Walikota Tanjungbalai yang ditandatangani oleh MSA," kata Karyoto.

Halaman
12
Ikuti kami di
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas