Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Ada Perpanjangan Stimulus Kelistrikan, Ombudsman Dukung PLN Terus Lakukan Sosialisasi

Pemerintah telah memutuskan untuk tetap memberikan stimulus sektor ketenagalistrikan kepada masyarakat dan pelaku usaha akibat pandemi Covid-19.

Ada Perpanjangan Stimulus Kelistrikan, Ombudsman Dukung PLN Terus Lakukan Sosialisasi
Ist
Webinar "Perspektif Pelayanan Publik Program Stimulus Sektor Kelistrikan di Masa Pandemi dan Aplikasi PLN Mobile untuk Kemudahan Pelayanan Pelanggan" yang diadakan GP Ansor DKI Jakarta, Selasa (31/8/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah telah memutuskan untuk tetap memberikan stimulus sektor ketenagalistrikan kepada masyarakat dan pelaku usaha akibat pandemi Covid-19.

Lebih dari 32 juta pelanggan telah merima stimulus ketenagalistrikan hingga semester I tahun ini.

Pemberian stimulus ini pun diperpanjang hingga Desember 2021.

Jika sebelumnya pemerintah merencanakan anggaran untuk triwulan III 2021 sebesar Rp 2,43 triliun, kini pemerintah menyiapkan lagi Rp 2,54 triliun anggaran untuk stimulus program ketenagalistrikan pada triwulan IV 2021.

Rencana realisasi anggaran stimulus ketenagalistrikan pada triwulan III dan IV 2021 mencapai Rp 4,97 Triliun.

Menyikapi kebijakan stimulus kelistrikan di masa PPKM berbasis level 2-4 ini, Anggota Ombudsman Republik Indonesia (ORI), Hery Susanto mendukung upaya PLN untuk mensosialisasikan kebijakan itu secara masif apalagi jika terdapat kenaikan tarif listrik, perubahan kebijakan terkait P2TL dan pelayanan PLN mobile.

“Ombudsman meminta pemerintah untuk memperkuat Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar subsidi tepat sasaran. Perlu memaksimalkan saluran pengaduan bagi masyarakat misalnya dengan saluran pengaduan PLN 123 dan PLN mobile. Lalu intensif melakukan sosialiasi dan edukasi kepada masyarakat terkait kebijakan subsidi listrik,” kata Hery Susanto  dalam webinar "Perspektif Pelayanan Publik Program Stimulus Sektor Kelistrikan di Masa Pandemic dan Aplikasi PLN Mobile untuk Kemudahan Pelayanan Pelanggan"  yang diadakan GP Ansor DKI Jakarta, Selasa (31/8/2021).

Baca juga: PLN Diproyeksi Bisa Kehilangan Pendapatan Triliunan karena PLTS, ESDM Beri Penjelasan

Ke depan, Hery Susanto mengharapkan agar stimulus listrik di perkotaan seperti DKI Jakarta mestinya diarahkan untuk katagori pelanggan listrik 900 VA, sebab kelompok ini yang paling banyak terdampak pandemi Covid-19.

Mereka banyak menjadi korban PHK dan pekerja yang dirumahkan.

Dalam forum yang sama, Tohari Hadiad yang mewakili Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN  menyatakan bahwa PT PLN berkomitmen memberikan keringanan pembayaran listrik bagi masyarakat kecil dalam upaya penanganan pandemi di indonesia.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas