Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Korupsi Bansos Covid di Kemensos

Perkara Korupsi Bansos Covid-19, Anak Buah Juliari Divonis 7 Tahun Bui

Adi Wahyono, divonis 7 tahun penjara dan denda Rp350 juta subsider 6 bulan kurungan.

Perkara Korupsi Bansos Covid-19, Anak Buah Juliari Divonis 7 Tahun Bui
Tribunnews/Irwan Rismawan
Terdakwa kasus korupsi Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19 yang juga mantan Menteri Sosial (Mensos), Juliari Batubara (kanan) menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (21/4/2021). Sidang beragendakan pembacaan dakwaan terkait kasus yang juga menyeret dua terdakwa lainnya, mantan pejabat pembuat komitmen di Kementerian Sosial, Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Kabiro Umum Kementerian Sosial sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) program bantuan sosial (bansos) COVID-19 Jabodetabek, Adi Wahyono, divonis 7 tahun penjara dan denda Rp350 juta subsider 6 bulan kurungan.

Adi Wahyono dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama - sama, yakni menerima suap pengadaan bansos COVID-19 Jabodetabek tahun 2020.

Diketahui vonis ini sama persis seperti tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap Adi Wahyono.

"Menyatakan Adi Wahyono terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama - sama dan berlanjut," kata Ketua Majelis Hakim Muhammad Damis membaca amar putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (1/9/2021).

"Menjatuhkan pidana penjara selama 7 tahun dan denda Rp350 juta dengan ketentuan apabila denda pidana tidak dibayar, diganti pidana kurungan 6 bulan," sambung Damis.

Baca juga: KPK dan Juliari Sama-sama Tak Banding, Hukuman 12 Tahun Penjara Tetap Dieksekusi

Perbuatan Adi Wahyono tersebut melanggar Pasal 12 huruf b Juncto Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Dalam menjatuhkan putusan, hakim mempertimbangkan beberapa hal yang meringankan dan memberatkan.

Hal memberatkan, Adi Wahyono dianggap tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi.

Perbuatannya juga dilakukan saat bencana non alam, pandemi COVID-19 melanda Indonesia.

Sementara pertimbangan meringankan, Adi Wahyono dinilai berperilaku sopan selama persidangan, masih memiliki tanggungan keluarga, serta mengakui dan menyesali perbuatannya.

Halaman
12
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas