Tribun

Profil Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, Pangdam Kasuari Gebrak Meja, Lulusan Terbaik Akmil 90

Inilah sosok dan profil Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, Pangdam Kasuari yang gebrak meja pascainsiden penembakan 4 prajurit TNI oleh KKB Papua

Penulis: Facundo Chrysnha Pradipha
Editor: Arif Fajar Nasucha
zoom-in Profil Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, Pangdam Kasuari Gebrak Meja, Lulusan Terbaik Akmil 90
tniad.mil.id
Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa 

TRIBUNNEWS.COM - Mayjen TNI I Nyoman Cantiassa, Pangdam XVIII/Kasuari, geram atas aksi brutal KKB Papua menewaskan empat prajurit TNI.

Ia dengan tegas memerintahkan anggotanya untuk memburu pelaku penembakan yang terjadi di Pos Pos Rayon Militer (Posramil) Kisor, Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Kamis (2/9/2021).

Bukan orang sembarang, I Nyoman Cantiasa pernah memimpin pasukan elite TNI AD, yakni Kopassus.

Ia pernah menjabat sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus sebelum dimutasi menjadi Panglima Kodam XVIII Kasuari.

I Nyoman juga merupakan perwira berprestasi, ia mendapat predikat lulusan terbaik Akmil 1990.

Baca juga: VIDEO Pangdam Kasuari Gebrak Meja, Marah dan Perintahkan Prajurit TNI Buru KKB Papua

Inilah sosok dan profil Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa dirangkum dari berbagai sumber.

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han) secara virtual membuka pembekalan kepada 120 personel Satuan Bawah Kendali Operasi (BKO) Kodim Persiapan gelombang III yang berada di wilayah Sorong, Papua Barat, di ruang Puskodalopsam XVIII/Kasuari, Rabu (7/7/2021). Pembekalan ini merupakan gelombang kedua dari satuan BKO Kodim Persiapan gelombang III yang sebelumnya dilaksanakan pekan lalu di Manokwari dan diikuti oleh 300 personel yang bertujuan untuk memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan dihadapkan pada perkembangan situasi dan kondisi nyata di daerah penugasan Kodam XVIII/Kasuari. TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI
Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han) secara virtual membuka pembekalan kepada 120 personel Satuan Bawah Kendali Operasi (BKO) Kodim Persiapan gelombang III yang berada di wilayah Sorong, Papua Barat, di ruang Puskodalopsam XVIII/Kasuari, Rabu (7/7/2021). Pembekalan ini merupakan gelombang kedua dari satuan BKO Kodim Persiapan gelombang III yang sebelumnya dilaksanakan pekan lalu di Manokwari dan diikuti oleh 300 personel yang bertujuan untuk memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan dihadapkan pada perkembangan situasi dan kondisi nyata di daerah penugasan Kodam XVIII/Kasuari. TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI (TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI)

Langganan Operasi Pembebasan Sandera

Diberitakan Tribunnews.com pada 2020, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto kembali melakukan mutasi dan promosi jabatan di lingkungan TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier.

Kabidpenum Puspen TNI Letkol Sus Aidil nuga mengatakan mutasi jabatan tersebut juga dilakukan untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis.

"Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/666/VIII/2020 tanggal 26 Agustus 2020 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia, telah ditetapkan mutasi dan promosi jabatan 62 Perwira Tinggi (Pati) TNI terdiri dari 27 Pati jajaran TNI Angkatan Darat, 13 Pati jajaran TNI Angkatan Laut dan 22 Pati jajaran TNI Angkatan Udara," kata Aidil dalam keterangan resmi Puspen TNI pada Kamis (27/8/2020).

Satu di antaranya adalah Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa yang diberi jabatan baru sebagai Panglima Kodam XVIII Kasuari.

Sejak awal kariernya Cantiasa telah berkiprah dalam operasi-operasi berbahaya dan penting dalam sejarah pelibatan TNI dalam mengatasi aksi teror.

Ketika masih berpangkat Letnan Satu Cantiasa telah diterjunkan dalam operasi pembebasan anggota tim Ekspedisi Lorentz 95 yang disandera oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Mapenduma Papua pada 1996.

"Kemudian operasi pembebasan tim Lorentz yang ada di Irian Jaya. Juga sama, bagaimana TNI dilibatkan dalam operasi pembebasan sandera. Dan kebetulan saya juga ikut terjun langsung di sana, ada saat itu, saya masih Letnan Satu," kata Cantiasa dalam tayangan Podcast Puspen TNI yang diunggah di kanal Youtube resmi Puspen TNI pada Senin (17/8/2020).

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas