Tribun

Temui Pimpinan DPD, Aliansi Rakyat Desak PT TPL Ditutup Permanen

Aliansi Gerakan Rakyat Tutup PT Toba Pulp Lestari (TPL) menemui Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD) Sultan Bachtiar Najamudin

Penulis: chaerul umam
Editor: Adi Suhendi
Temui Pimpinan DPD, Aliansi Rakyat Desak PT TPL Ditutup Permanen
Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Aliansi Gerakan Rakyat Tutup PT Toba Pulp Lestari (TPL) menemui Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD) Sultan Bachtiar Najamudin, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aliansi Gerakan Rakyat Tutup PT Toba Pulp Lestari (TPL) menemui Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD) Sultan Bachtiar Najamudin, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/9/2021).

Aliansi tersebut menyampaikan aspirasi tentang kerusakan alam di Danau Toba karena kehadiran PT TPL.

Dalam pertemuan itu, Ketua Umum Yayasan Percepatan Pembangunan Kawasan Danau Toba Laurensius Manurung menjelaskan, hadirnya gerakan ini karena prihatin terhadap kondisi masyarakat di sekitar Danau Toba.

Dikatakannya, selama PT TPL beroperasi banyak berbagai masalah yang ditimbulkan.

"Pertama masalah lingkungan sudah pasti, masyarakat terkena dampak lingkungan. Pada awalnya malah kalau kita di kawasan Danau Toba baunya itu luar biasa dan pada saat itu masyarakat itu mulai bereaksi melawan," katanya.

"Tapi sebenarnya industri ini tidak cocok di lokasi itu karena pada saat itu Menteri Lingkungan Pak Emil Salim menolak sebenarnya, tapi pada kondisi itu berbagai cara pabrik ini berdiri," lanjutnya.

Baca juga: DPD RI Kaji Aduan Aliansi GERAK Tutup TPL

Laurensius menegaskan pabrik tersebut tidak cocok berdiri di sekitar kawasan Danau Toba.

Sebab, banyak pohon pinus yang ditebang dan akibatnya merusak ekosistem di sana.

Terakhir, terjadi banjir dan longsor di daerah Parapat, Kabupaten Simalungun.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas