Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pembelajaran Tatap Muka

Mendikbudristek Nadiem Minta Komite Sekolah Pantau Penerapan Prokes saat PTM Terbatas 

Komite Sekolah diminta berperan aktif memantau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di sekolah.

Mendikbudristek Nadiem Minta Komite Sekolah Pantau Penerapan Prokes saat PTM Terbatas 
TRIBUN LAMPUNG/TRIBUN LAMPUNG/DENI SAPUTRA
PTM PELAJAR - Siswa mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) di UPT SD Negeri 2 Rajabasa, Senin (13/9/2021). Seiring penurunan status pandemi dari zona merah ke zona kuning atau dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 menjadi PPKM level 3 di Kota Bandar Lampung, pembelajaran tatap muka dilakukan secara terbatas yang diikuti hanya 50 persen siswa. Selain itu selama pembelajaran berlangsung selama 2x60 menit sehari dan berlaku di seluruh jenjang pendidikan setempat, mulai tingkat SD, SMP dan SMA .(Tribunlampung.co.id/Deni Saputra) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mendikbudristek Nadiem Makarim mengimbau komite sekolah berperan aktif memantau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di sekolah.

Komite sekolah, menurut Nadiem, dapat memantau pelaksanaan protokol kesehatan selama PTM terbatas. 

"Komite sekolah membantu kepala sekolah sebagai satgas yang memantau apakah pelaksanaan PTM terbatas bisa berjalan aman, apakah protokol kesehatan diterapkan oleh seluruh warga sekolah," ujar Nadiem melalui keterangan tertulis, Rabu (15/9/2021). 

Baca juga: Kemendikbudristek: 490.217 Sekolah Diperbolehkan Gelar PTM Terbatas

Nadiem mendorong warga sekolah mematuhi protokol kesehatan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan dengan aman. 

"Hal yang paling penting adalah semua warga sekolah mematuhi protokol kesehatan. Mari terus memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan tidak berkerumun. Sebab jika ada klaster Covid-19 di sekolah, sekolah bisa ditutup lagi," kata Nadiem. 

Dirinya mengaku sangat gembira saat meninjau pelaksanaan PTM terbatas di Yogyakarta. 

Baca juga: Kemendikbudristek: PTM Terbatas Jangan Sampai Membebani Psikologis Anak

Baca juga: Tinjau PTM Terbatas di SD Santo Fransiskus, Nadiem Tanya Kesan Siswa Kembali ke Sekolah

Ia melihat pelaksanaannya berjalan baik dan protokol kesehatan dipatuhi. 

"Hari ini saya sangat gembira melihat kembali pembelajaran dan interaksi di sekolah. Semoga segenap warga sekolah dapat mempertahankan disiplin protokol kesehatan dan semangat dalam menjalankan PTM terbatas,” pungkas Nadiem. 

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas