Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kasus Asabri

DPR Dorong Kejagung Seret Semua Pihak yang Terlibat Kasus Asabri

Ahmad Sahroni mendorong Kejaksaan Agung (Kejagung) tak berhenti hanya menetapkan tiga tersangka baru kasus dugaan Korupsi di PT Asabri.

DPR Dorong Kejagung Seret Semua Pihak yang Terlibat Kasus Asabri
Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
Sidang pembacaan surat dakwaan terhadap delapan terdakwa kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Sosial Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (16/8/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendorong Kejaksaan Agung (Kejagung) tak berhenti hanya menetapkan tiga tersangka baru kasus dugaan Korupsi di PT Asabri. 

Sebab para tersangka baru tersebut diduga 'kroco' dan bukan termasuk aktor  intelektual dan aktor kakap dalam  megaskandal kasus Asabri. 

"Harus dikejar mereka. Tar pasti dapat (aktor intelektual dan aktor kakap-red), ini kan masih berproses di Kejagung," kata Sahroni kepada wartawan, Kamis (16/9/2021). 

Karena itu, legislator Partai NasDem ini meminta tim penyidik Kejagung agar terus mengembangkan kasus tersebut.

Empat tersangka baru harus menjadi pintu masuk mengungkap siapa pemain utama atau aktor intelektual penyelewengan dana Asabri. 

Untuk itu, dia berharap Kejagung proporsional dan transparan. Jangan ada yang ditutupi apalagi tebang pilih tersangka karena ada kepentingan pihak tertentu. 

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi NasDem Ahmad Sahroni minta Kapolri untuk mengevaluasi hingga bongkar jalan permanen pesepeda di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta, Rabu (16/6/2021).
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi NasDem Ahmad Sahroni minta Kapolri untuk mengevaluasi hingga bongkar jalan permanen pesepeda di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta, Rabu (16/6/2021). (Tangkapan Layar Youtube DPR RI)

Termasuk mereka orang dekat para tersangka yang diduga ikut "goreng menggoreng' saham, harus ditelisik. Jika ditemukan fakta hukum harus diproses. 

"Siapapun itu, semua yang terlibat harus diproses," ujarnya. 

Dalam persidangan kasus PT Asabri di Pengadilan Tipikor mengungkap fakta-fakta baru. Di antaranya adanya pertemuan Heru Hidayat dengan mantan Dirut PT Asabri Sonny Widjaja. 

Baca juga: Kejagung Kembali Tetapkan Tiga Tersangka Baru Kasus Korupsi Asabri 

Dalam pertemuan itu di antaranya membicarakan komitmen penyelamatan keuangan Asabri. 

Halaman
123
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas